Notification

×

Iklan

Viral, ART Aniaya Anak Majikan di Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:33 WIB Last Updated 2026-02-18T15:33:00Z

Tangkapan layar ART di Kota Bandung menganiaya anak majikan terekam CCTV. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Video penganiayaan seorang asisten rumah tangga terhadap anak majikan di Kota Bandung viral di media sosial. Kejadian ini terekam kamera CCTV di kawasan Sukagalih, Ujung Berung, Bandung.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Senin, 16 Februari 2026, saat orang tua korban sedang bekerja dan tidak berada di rumah. Terduga pelaku, seorang ART berinisial Risma asal Sumedang, terlihat dalam rekaman CCTV memukul wajah anak majikan.

Akibat pukulan tersebut, korban mengalami mimisan dan luka pada hidung. Peristiwa ini baru terungkap setelah sang nenek mendengar cucunya menangis histeris dan segera menghubungi ayah korban, Fikri, melalui telepon.

“Saya langsung memeriksa rekaman CCTV lewat ponsel. Terlihat jelas pemukulan itu terjadi, sehingga saya segera pulang untuk mengonfirmasi,” ujar Fikri saat ditemui di Bandung.

Awalnya, Risma mencoba membantah perbuatannya, namun pengakuannya runtuh setelah Fikri menunjukkan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan kekerasan tersebut.

Fikri menduga peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. “Melihat perubahan sikap anak saya yang trauma, kemungkinan sudah ada kekerasan sebelumnya. Kejadian pada 16 Februari adalah puncaknya,” jelasnya.

Keluarga Memilih Sanksi Sosial
Meski sangat terpukul, keluarga korban memutuskan untuk tidak melaporkan kasus ini ke polisi. Risma diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaannya.

“Kami memilih tidak melapor ke aparat penegak hukum. Pertimbangannya, pelaku memiliki empat anak yang masih membutuhkan perhatian. Sanksi sosial yang ia terima sekarang kami nilai sudah cukup,” kata Fikri.

Saat ini, fokus keluarga adalah memulihkan kondisi psikis anak yang mengalami trauma mendalam. Kasus ini menjadi peringatan bagi orang tua untuk lebih selektif dalam memilih pengasuh anak.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update