Lubukbasung – Pembangunan Jembatan Armco di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dikebut oleh puluhan personel TNI dari berbagai kesatuan.
Jembatan ini menjadi akses utama menuju Museum Kelahiran Buya HAMKA yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Komandan Regu Pembangunan Jembatan Armco, Serda Muhammad Ikhsan Andrean Nasution, menjelaskan bahwa pengerjaan telah berlangsung selama dua pekan terakhir dan ditargetkan rampung dalam tiga minggu ke depan.
“Jembatan Armco ini sudah kami kerjakan sejak dua minggu terakhir dan kami menargetkan selesai dalam tiga minggu,” ujarnya, Senin, di Agam.
Untuk mempercepat proses pembangunan, TNI menurunkan personel dari Yonif TP 897 Singgalang, Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, serta Kodim 0304 Agam. Rinciannya, 29 personel berasal dari Yonif TP 897 Singgalang, lima personel dari Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, dan sisanya dari Kodim 0304 Agam.
Dalam pelaksanaan pembangunan, TNI AD juga menyiapkan satu unit ekskavator, dua dump truk, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya. Para personel bekerja setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, bahkan sering lembur hingga pukul 23.00 WIB untuk mempercepat penyelesaian jembatan.
Setelah banjir bandang melanda Nagari Sungai Batang, akses jalan dari Maninjau menuju Museum Buya HAMKA sempat terputus total. Pada tahap awal tanggap darurat, distribusi bantuan dilakukan menggunakan perahu karet oleh Basarnas dan instansi terkait.
Sementara itu, pengelola Museum Buya HAMKA, Zulkarnain, menyatakan bahwa kunjungan wisatawan ke situs cagar budaya tersebut menurun drastis sejak bencana terjadi.
“Kami sangat berharap akses jalan ini segera diperbaiki karena sangat berdampak pada kunjungan wisatawan,” ujarnya.(da*)


