Notification

×

Iklan

Timnas U-17 Indonesia Buka Peluang Rekrut Pemain Diaspora

Senin, 09 Februari 2026 | 15:15 WIB Last Updated 2026-02-09T08:15:00Z

Pelatih Timnas U-17 Nova Arianto. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pelatih timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, menyatakan timnya masih membuka kemungkinan menambah pemain diaspora baru setelah menjalani dua laga uji coba melawan China U-17.

Pada pertandingan uji coba pertama di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu, timnas U-17 Indonesia menelan kekalahan telak 0-7 dari China U-17. Saat ini, skuad Indonesia baru memiliki satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra Mjoesund yang bermain untuk klub Norwegia, Rosenborg BK.

“Kami sedang mengamati dua pertandingan ini untuk melihat apakah perlu menambah pemain baru, termasuk dari diaspora, atau mungkin menambah laga uji coba internasional,” ujar Nova dalam konferensi pers pascapertandingan, Minggu.

Terkait siapa pemain diaspora yang akan direkrut, Nova menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto. Evaluasi dan pencarian pemain baru ini dilakukan sebagai bagian persiapan timnas U-17 menghadapi Piala Asia U-17 2026 yang digelar akhir April mendatang.

Indonesia ditargetkan lolos dari fase grup, atau minimal mencapai perempat final, untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar. Sebelum tampil di Piala Asia, timnas U-17 juga dijadwalkan mengikuti Kejuaraan ASEAN U-17 yang berlangsung di Indonesia.

“Itu yang akan kami evaluasi, agar tradisi kita menuju Piala Dunia bisa terwujud,” tutur Nova.

Nova menepis anggapan bahwa kekalahan dari China terjadi karena kurangnya chemistry antarpemain. Menurutnya, sebagian besar pemain sudah terbiasa bermain bersama di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 sebagai Garuda United U-18. Tim ini memuncaki klasemen EPA U-18 dengan 55 poin dari 22 pertandingan, mencatat 18 kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan, dengan 62 gol dicetak dan 15 gol kebobolan.

“Mereka sudah berlatih bersama selama lima bulan dan tampil di EPA. Namun, saya tekankan bahwa intensitas dan tekanan pertandingan internasional berbeda,” jelas Nova.

Nova menambahkan, pemain perlu belajar menghadapi pressing lawan dan keluar dari tekanan. Hal ini menjadi fokus evaluasi tim, agar pengalaman uji coba bisa dijadikan pembelajaran berharga.

Ia juga memastikan akan memberi kesempatan bermain bagi seluruh 28 pemain yang dipanggil. Laga uji coba kedua melawan China U-17 akan berlangsung pada Rabu (11/2) pukul 18.30 WIB di Indomilk Arena.

“Kami akan mencoba semua pemain yang ada, agar bisa menilai performa mereka,” tutup Nova.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update