Padang Aro, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menetapkan arah pembangunan tahun 2027 dengan menitikberatkan pada percepatan pemerataan infrastruktur dasar serta penguatan konektivitas antarwilayah. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi daerah dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menargetkan integrasi program perlindungan sosial dengan skema pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Prioritas tersebut akan menjadi landasan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027. Dokumen perencanaan itu diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, sekaligus mengakomodasi berbagai usulan yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
Hal ini disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Solok Selatan 2027 yang digelar di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (18/2/2026).
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, seperti keterbatasan akses dan konektivitas wilayah, regulasi yang belum optimal, rendahnya produktivitas serta hilirisasi produk unggulan daerah, hingga kualitas sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat potensi sumber daya alam yang melimpah belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, fokus pembangunan 2027 diharapkan mampu menjadi penggerak kesejahteraan melalui program-program yang selaras dengan visi dan misi daerah, disertai strategi inovatif guna memastikan capaian target yang lebih efektif.
Mengacu pada arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, tema pembangunan yang diusung adalah “Optimalisasi Daya Saing Daerah melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia serta Produktivitas dan Hilirisasi Ekonomi Daerah”.
Melalui forum tahunan ini, pemerintah daerah berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD 2027, termasuk penajaman isu-isu strategis sesuai tema dan prioritas pembangunan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur, antara lain Ketua DPRD Solok Selatan Martius, Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi, perwakilan organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, OPD, kalangan perguruan tinggi, serta elemen masyarakat lainnya. (Alwis)


