Tanjung Raya, Rakyatterkini.com – Di tengah dampak banjir yang menimpa Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, muncul semangat kepedulian yang mengharukan dari para siswa SMPN 2 Tanjung Raya.
Sejumlah siswa dengan keberanian mendatangi langsung Bupati Agam, Benni Warlis, saat meninjau lokasi bencana, Kamis (12/2).
Diana, salah seorang siswa, menceritakan bahwa sekolah mereka ikut terdampak banjir akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Lumpur dan kayu masuk ke ruang kelas, sementara beberapa meja dan bangku hanyut atau rusak. Bahkan fasilitas sekolah lainnya turut terdampak.
“Kami bersama teman-teman sudah bergotong royong membersihkan lumpur dan material banjir. Namun karena tenaga terbatas, kami memberanikan diri meminta bantuan,” kata Diana kepada Bupati.
Para siswa berharap dukungan dari pemerintah daerah, terutama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), untuk membantu menyiram dan membersihkan sisa lumpur di sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali normal.
Sejak banjir surut, siswa dan guru sudah bahu-membahu membersihkan sekolah. Namun, tebalnya lumpur dan banyaknya material membuat pembersihan memerlukan bantuan tambahan.
Menanggapi hal ini, Bupati Benni Warlis memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kepedulian para siswa.
“Saya berterima kasih dan bangga kepada anak-anak yang menunjukkan semangat gotong royong. Ini bukti kepedulian kalian terhadap sekolah dan lingkungan,” ujarnya.
Bupati langsung menginstruksikan dinas terkait untuk turun ke lokasi dan membantu proses pembersihan, termasuk mengerahkan armada Damkar untuk menyiram dan membersihkan sisa material banjir di ruang kelas.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan siswa dapat mempercepat pemulihan sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
Menurut Bupati, semangat gotong royong para siswa SMPN 2 Tanjung Raya menjadi simbol solidaritas di tengah musibah, sekaligus mengingatkan bahwa bangkit dari bencana adalah tanggung jawab bersama. (da*)


