Notification

×

Iklan

Satgas Damai Cartenz Tangkap Diduga Anggota KKB di Yahukimo

Rabu, 25 Februari 2026 | 00:33 WIB Last Updated 2026-02-24T17:33:00Z

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap Meno Heluka, yang diduga terkait Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo, pada Senin (23/2/2026). 

Penangkapan dilakukan di kawasan Pasar Baru setelah yang bersangkutan terpantau berada di sekitar Terminal 88 selama kurang lebih dua hari.

Meno diduga berencana bergerak menuju wilayah Korowai. Berdasarkan hasil pemantauan dan penyelidikan, tim penegakan hukum Unit Yahukimo segera mengambil tindakan cepat dan membawa Meno ke Polres Yahukimo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah aparat memastikan keberadaan terduga di lokasi.

“Tim telah memonitor dan mendalami pergerakan yang bersangkutan. Saat keberadaannya dipastikan, personel bergerak cepat dan terukur, sehingga Meno Heluka berhasil diamankan tanpa mengganggu situasi kamtibmas di sekitar,” ujar Yusuf, Selasa (24/2/2026).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Meno diduga terlibat dalam insiden penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025. Korban merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di Yahukimo dan saat itu sedang menjalankan pembinaan teritorial di daerah rawan konflik bersenjata.

Meno juga disebut sebagai anggota kelompok Kopitua Heluka, yang selama ini masuk dalam pemetaan aparat sebagai kelompok aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di Pegunungan Papua.

Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, menegaskan bahwa aparat akan menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata.

“Setiap individu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aparat maupun masyarakat sipil akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menekankan bahwa keberhasilan penangkapan merupakan hasil koordinasi dan kerja lapangan yang terstruktur.

“Kami terus memetakan dan memprofil jaringan yang masih aktif. Pemeriksaan terhadap Meno Heluka difokuskan untuk menelusuri perannya serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut,” kata Adarma.

Saat ini, Meno Heluka masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang Satreskrim Polres Yahukimo. Aparat menegaskan bahwa seluruh proses hukum dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur untuk mengungkap dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam rangkaian aksi kekerasan di Yahukimo dan sekitarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update