Jakarta, Rakyatterkini.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di lereng Gunung Burangrang, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kembali membuahkan hasil pada Minggu (1/2/2026).
Tim gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah tambahan yang tertimbun longsor, sehingga total korban yang ditemukan kini mencapai 71 orang.
Sembilan korban lainnya masih dalam proses pencarian. Tim SAR memusatkan upaya pada area permukiman yang tertimbun material tanah setebal 3–5 meter.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus bekerja keras di lapangan untuk menemukan para korban yang masih hilang.
“Kondisi medan yang licin dan risiko longsor susulan akibat cuaca mendung menjadi tantangan utama petugas pada hari kesembilan operasi ini,” jelas Kasi Operasi Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip, Minggu (1/2/2026).
Sementara itu, pemakaman massal dilakukan bagi 13 jenazah korban longsor, diiringi tangis dan duka keluarga. Lokasi pemakaman berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Barunyatuh, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Ketua RW 06 Kampung Barunyatuh, Jajang Rohendar, menyampaikan bahwa seluruh korban yang dimakamkan merupakan warga Kampung Pasirkuda, Desa Pasirlangu, yang menjadi wilayah terdampak paling parah saat bencana terjadi pekan lalu.
“Berdasarkan kesepakatan keluarga, TPU Barunyatuh ditetapkan sebagai lokasi pemakaman massal. Hingga siang ini, sudah 13 jenazah yang dimakamkan secara layak di sini,” ujar Jajang Rohendar.(da*)


