Padang, Rakyatterkini.com – PT Semen Padang menjadi tuan rumah program Healthy Athletes Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Barat, sebuah kegiatan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi atlet penyandang disabilitas intelektual.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) dan Pusdiklat PT Semen Padang. Acara dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dan dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, perwakilan Pengurus Pusat SOIna Tri Juda Airlanga, Ketua II SOIna Sumbar Rafma Teti, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur Musa, serta jajaran manajemen PT Semen Padang.
Win Bernadino menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan menjadi tuan rumah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program sosial, baik melalui sponsorship maupun tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).
“PT Semen Padang berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif di Sumatera Barat. Healthy Athletes merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap anak-anak penyandang disabilitas, khususnya atlet SOIna Sumbar. Kami ingin mereka tumbuh sehat, percaya diri, dan mampu meraih prestasi terbaik,” ujar Win.
Gubernur Mahyeldi memberi apresiasi atas peran PT Semen Padang yang konsisten mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, program Healthy Athletes tidak sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk perhatian terhadap masa depan anak-anak dengan disabilitas intelektual.
“Anak-anak ini adalah bagian dari masa depan bangsa. Dengan dukungan yang tepat, mereka berpeluang meraih prestasi dan sukses di berbagai bidang,” kata Mahyeldi.
Sementara itu, Ketua II SOIna Sumbar Rafma Teti menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Semen Padang. Ia menekankan pentingnya perhatian tersebut untuk memastikan para atlet penyandang disabilitas intelektual dapat tumbuh, berkembang, dan berdaya.
Perwakilan Pengurus Pusat SOIna, Tri Juda Airlanga, menjelaskan bahwa program Healthy Athletes merupakan bagian vital dari pembinaan atlet SOIna. Kegiatan ini membantu memetakan kondisi kesehatan secara menyeluruh dan menemukan masalah yang sebelumnya tidak terdeteksi, sehingga bisa segera ditangani.
Pemeriksaan Healthy Athletes di Indonesia mencakup delapan disiplin, yaitu: MedFest (pemeriksaan umum), Opening Eyes (mata), Healthy Hearing (telinga), Special Smiles (gigi dan mulut), Health Promotion (promosi kesehatan), Strong Minds (kesehatan mental), FUNfitness (fisioterapi), dan Fit Feet (kaki). Hasil pemeriksaan ini akan menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional SOIna Oktober 2026, sekaligus tahapan seleksi menuju ajang internasional di Chile pada 2027.
Tri Juda menambahkan, “Indonesia selama ini menorehkan prestasi membanggakan di Special Olympics. Anak-anak penyandang disabilitas intelektual ini telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.”
Program ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan kompetitif.(da*)


