Padang, Rakyatterkini.com – Kejadian menegangkan terjadi di Transmart Padang pada Sabtu (26/2), ketika seorang pengunjung bersama anaknya terjebak di dalam lift. Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah video insiden tersebut viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, korban menceritakan bahwa mereka sedang berkunjung ke pusat perbelanjaan dan hendak naik ke lantai atas menggunakan lift. Tiba-tiba, lift berhenti beroperasi secara mendadak.
Korban mengaku panik, terutama karena hanya ada dirinya dan sang anak yang masih kecil di dalam lift. Ia sempat menekan tombol bantuan yang tersedia, tetapi tidak ada tanggapan dari pihak pengelola gedung. Diduga, tombol tersebut tidak berfungsi dengan baik, sehingga mereka harus menunggu di dalam lift tertutup tanpa kepastian.
Menurut keterangan korban, mereka terjebak selama kurang lebih 45 menit sebelum teknisi tiba untuk melakukan perbaikan dan membuka pintu lift. Kedua korban akhirnya berhasil keluar dengan selamat. Meski tidak mengalami cedera fisik, peristiwa tersebut meninggalkan trauma dan kekhawatiran tersendiri.
Korban berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan meminta pihak pengelola memastikan CCTV serta tombol bantuan berfungsi dengan baik. “Jangan sampai ada korban lainnya. Mohon CCTV dan tombol bantuan benar-benar diaktifkan,” ungkapnya dalam video.
Beberapa pengunjung yang berada di lokasi membenarkan peristiwa ini. Ratna, salah satu pengunjung, menyebutkan bahwa ia melihat langsung proses evakuasi. “Benar, tadi ada seorang ibu-ibu bersama anaknya terjebak di lift. Namun setelah ada bantuan, keduanya berhasil dievakuasi,” ujarnya.
Pengunjung lain, Rika, mengaku mendengar imbauan dari pengunjung lain agar tidak menggunakan lift tersebut. Ia menekankan bahwa kejadian ini sangat berbahaya dan mempertanyakan penerapan keselamatan kerja di lokasi.
“Ini sangat berbahaya. Tolong lift-nya diperbaiki demi keselamatan pengunjung,” harapnya.
Ketika dikonfirmasi, pihak keamanan Transmart Padang menyampaikan bahwa pimpinan saat ini tidak berada di lokasi dan meminta agar awak media kembali di lain waktu untuk mendapatkan keterangan resmi. (da*)


