Notification

×

Iklan

Pemko Pariaman Terima Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana

Minggu, 15 Februari 2026 | 01:36 WIB Last Updated 2026-02-14T18:36:00Z

Pemerintah pusat mulai menyalurkan bantuan stimulan

Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah pusat mulai menyalurkan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Pariaman, khususnya rumah kategori rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS). 

Pemerintah Kota Pariaman menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan tersebut.

Penyerahan bantuan disampaikan melalui zoom meeting yang diikuti oleh Wali Kota Pariaman yang diwakili Asisten I Sekretariat Pemko Pariaman, Elfis Candra, bersama perwakilan Forkopimda dan jajaran Pimpinan BRI Cabang Pariaman, Jumat (13/2/2026).

“Kami sangat mengapresiasi penyerahan bantuan stimulan rumah rusak secara serentak di Sumatera, termasuk di Kota Pariaman. Bantuan ini diharapkan segera dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah yang terdampak,” kata Elfis Candra.

Ia menambahkan, meski bantuan diberikan bersifat stimulan dan tidak menutupi seluruh biaya perbaikan, diharapkan dapat membantu menjadikan rumah penerima layak huni kembali.

Bantuan disalurkan kepada tiga warga Kota Pariaman, yaitu satu rumah rusak ringan dan dua rumah rusak berat, dengan total nilai Rp75 juta. Rinciannya, bantuan RR sebesar Rp15 juta diberikan kepada Amirusdi, warga Desa Sungai Sirah, sementara RS masing-masing sebesar Rp30 juta diserahkan kepada Asnita (Desa Naras I) dan Jasmani (Desa Taluak).

Di Kota Pariaman, tercatat 13 rumah terdampak bencana hidrometeorologi, dengan rincian lima rumah direlokasi, lima rusak berat, dua rusak sedang, dan satu rusak ringan.

Penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak tahap I dilakukan secara serentak di 20 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini dipimpin secara terpusat oleh Menko PMK, Pratikno, dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Secara bersamaan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memimpin kegiatan dari Aceh Tamiang, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dari Lhokseumawe, Aceh, dan Sekretaris Utama BNPB Rustian dari Kota Padang.

Program ini menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta penguatan ketahanan masyarakat. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp369,5 miliar untuk 17.254 kepala keluarga, mencakup 9.869 unit rumah rusak ringan dan 7.385 unit rumah rusak sedang.

Pratikno menegaskan, bantuan ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tujuan kami bukan hanya mengembalikan kehidupan masyarakat terdampak menjadi normal, tetapi juga memperbaikinya agar lebih baik. Pemerintah akan terus mendukung agar proses pemulihan berjalan optimal,” ujarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update