Notification

×

Iklan

Muhammadiyah Gelar Green Ramadan 1447 H untuk Kesalehan Ekologis

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:30 WIB Last Updated 2026-02-17T21:30:00Z

Muhammadiyah Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

Jakarta, Rakyatterkini.com – Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan komitmennya pada gerakan ekologi berbasis nilai Islam melalui program tahunan Green Ramadan 1447 H.

Tahun ini, program disiapkan lebih komprehensif dengan pendekatan terstruktur, mulai dari penguatan landasan teologis, perancangan model implementasi, hingga peluncuran inisiatif strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan Tadarus Green Ramadan melalui webinar nasional. Sementara itu, Webinar Green Hajj membahas transformasi penyelenggaraan ibadah haji yang lebih ramah lingkungan, termasuk pengelolaan sampah jamaah, efisiensi energi, dan pengurangan jejak karbon. 

Webinar Hutan Wakaf menyoroti pemanfaatan wakaf produktif untuk rehabilitasi lahan kritis serta pengembangan kawasan hutan berbasis pemberdayaan umat.

MLH PP Muhammadiyah juga menyelenggarakan FGD Edu Forest, sebuah forum strategis untuk merumuskan model kawasan hutan edukatif yang terintegrasi dengan pendidikan, riset, dan pemberdayaan masyarakat. 

Tujuannya adalah menciptakan kerangka operasional Edu Forest yang aplikatif dan dapat direplikasi di berbagai daerah melalui jaringan persyarikatan.

Puncak program ditandai dengan peluncuran sejumlah inisiatif unggulan, yaitu Program Pengelolaan Sampah, Program Edu Forest, Muhammadiyah Green Movement, dan platform digital GreenMu.App.

Program Pengelolaan Sampah menitikberatkan pada literasi dan edukasi yang dapat diterapkan secara nyata, mulai dari pemilahan sampah di sumber, penguatan bank sampah, hingga integrasi teknologi untuk monitoring dan pelaporan.

Program Edu Forest dikembangkan sebagai laboratorium belajar ekologis berbasis kawasan untuk mendukung transformasi pendidikan berkelanjutan.

Muhammadiyah Green Movement dirancang sebagai gerakan kolektif yang menyatukan berbagai aksi lingkungan di seluruh struktur organisasi, dari wilayah hingga ranting.

GreenMu.App hadir sebagai platform digital yang mendukung pencatatan aksi hijau, pengelolaan data, kampanye, dan integrasi program secara nasional.

Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi multipihak, termasuk Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, BPKH, LAZISMU Pusat, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup, Lestari Project, Plasticpay, serta dukungan sektor swasta seperti PT XYZ. Sinergi diperkuat melalui peran pengurus MLH dari tingkat wilayah hingga ranting sebagai basis gerakan akar rumput.

Sekretaris MLH PP Muhammadiyah, Djihadul Mubarok, menekankan bahwa Green Ramadan merupakan wujud kesalehan ekologis yang harus dijalankan secara struktural dan berkelanjutan.

“Ramadan menjadi momentum strategis untuk membangun kesadaran kolektif. Menjaga lingkungan bukan sekadar isu teknis, tetapi bagian dari tanggung jawab keimanan. Karena itu, gerakan ini kami rancang berbasis kolaborasi, tata kelola modern, dan dukungan kebijakan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Djihad menambahkan, dukungan kementerian, lembaga pendanaan, filantropi, dan sektor swasta menjadi fondasi agar program tidak sekadar simbolis. “Setiap inisiatif dirancang agar berdampak terukur, dapat direplikasi, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.”

Green Ramadan 1447 H mengintegrasikan gagasan, kebijakan, dan teknologi. Webinar Green Hajj dan Hutan Wakaf memperkuat landasan teologis, FGD Edu Forest menyusun desain implementatif, dan peluncuran program menjadi langkah operasional. Semua elemen ini terhubung dalam satu ekosistem gerakan.

Djihad juga menekankan peran GreenMu.App sebagai alat penggerak perubahan. “Platform ini memastikan setiap aksi tercatat, terukur, dan dapat dievaluasi. Dengan dukungan jejaring nasional Muhammadiyah serta kolaborator strategis, kami optimistis Green Ramadan menjadi titik tolak penguatan peradaban hijau yang inklusif dan berkeadilan.”

Melalui Green Ramadan 1447 H, MLH PP Muhammadiyah kembali menegaskan tekad menghadirkan Islam sebagai solusi krisis ekologis kontemporer sekaligus memperkuat sinergi antara nilai keagamaan, kebijakan publik, dan inovasi teknologi demi masa depan berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update