Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Bupati John Kenedy Azis meresmikan hunian yang telah direnovasi untuk Ibu Beyok, seorang penyandang disabilitas tunawicara, di Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.
Sebelumnya, Ibu Beyok bersama dua anaknya, Udin dan Irat, tinggal di rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir Desember 2025. Curah hujan tinggi yang disertai banjir dan longsor mengakibatkan sebatang pohon jengkol berukuran besar tumbang dan menghantam bagian atap rumah. Akibatnya, sejumlah bagian bangunan seperti kamar depan dan ruang tamu mengalami kerusakan cukup serius.
Awalnya kerusakan dikategorikan tingkat sedang, namun dinilai berisiko berkembang menjadi kerusakan berat. Kondisi keluarga yang seluruh anggotanya memiliki keterbatasan komunikasi turut menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.
Informasi mengenai musibah tersebut sampai kepada Bupati dan Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman. Ketua TP-PKK, Ny. Nita Azis, kemudian turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah dan mengoordinasikan langkah perbaikan. Selain memperbaiki dampak kerusakan, rumah tersebut juga direnovasi karena sebelumnya termasuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Melalui kerja sama dengan sejumlah organisasi perempuan di Jakarta, Bandung, dan Sumatera Barat, terkumpul dana hampir Rp80 juta. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bangunan sehingga kini rumah tersebut aman dan nyaman ditempati kembali.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada para donatur serta menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir membantu warga, terutama kelompok rentan dan masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan perlindungan, terlebih mereka yang memiliki keterbatasan.
Acara peresmian turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Camat VII Koto, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Barat, serta masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya rehabilitasi pascabencana dan penanganan rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.(da*)


