Padang, Rakyatterkini.com – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus, menyatakan optimisme tinggi menjelang Porprov XVI Sumatera Barat, setelah suksesnya The Arena of Maestro – Taekwondo Championship 2026 Piala Ketua KONI Sumbar.
Kejuaraan tingkat Sumatera yang diikuti 1.500 atlet ini, menurut Hamdanus, menjadi bukti bahwa Sumbar siap menjadi tuan rumah ajang olahraga berskala provinsi.
“Kalau kita bisa menyelenggarakan baralek gadang se-Sumatera dengan baik, insyaAllah Oktober nanti, Porprov Sumatera Barat juga akan sukses kita gelar,” tegas Hamdanus.
Ia menekankan, kesuksesan event lintas provinsi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan Porprov yang hanya melibatkan atlet Sumbar diyakini akan lebih lancar. Selain itu, turnamen ini menjadi pemanasan penting bagi taekwondoin Sumbar menjelang Porprov, sekaligus tolok ukur kesiapan teknis dan manajerial penyelenggaraan.
Hamdanus juga memberikan apresiasi tinggi kepada Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar atas kerja keras dan konsistensi mereka dalam pembinaan atlet. Prestasi taekwondo Sumbar kini menarik perhatian provinsi lain bahkan level nasional. Salah satu atlet berhasil lolos pelatnas untuk persiapan Asian Games 2026, sementara atlet lainnya diproyeksikan Kemenpora untuk program pembinaan skala nasional.
“Ini menunjukkan bahwa taekwondo Sumbar memiliki daya saing dan kualitas yang diperhitungkan,” ujarnya.
Kejuaraan The Arena of Maestro – Taekwondo Championship 2026, bertema “Baralek Gadang Para Juara di Bumi Minangkabau,” digelar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, diikuti 1.500 atlet dari berbagai daerah di Sumatera. Ketua Panitia, Prof. Fakhru Razi, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perebutan medali, tetapi juga sarana membentuk karakter dan kehormatan atlet.
“Seorang juara sejati tidak hanya diukur dari medali, tetapi juga dari sikap dan perjuangannya. Hormati lawan dan jalani prosesnya dengan penuh kehormatan,” kata Prof. Fakhru Razi.
Kejuaraan ini juga mempererat solidaritas antar-atlet dan dojang se-Sumatera. Hadir dalam acara tersebut sejumlah pengurus provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) dari Sumatera, termasuk Sumbar dan Jambi, serta para master taekwondo dari berbagai daerah.
Mewakili Gubernur Sumatera Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, membuka acara secara resmi. Ia menekankan pentingnya kompetisi sebagai sarana mengukur hasil latihan atlet dan menumbuhkan sportivitas.
“Kompetisi adalah tempat menguji latihan yang telah dilakukan. Tanpa kompetisi, latihan atlet tidak bisa diukur,” ujar Mahdianur. Ia menambahkan, sportivitas harus menjadi roh setiap pertandingan, mengutip bait Mars Patriot: “Kami adalah patriot olahraga.”
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik kehadiran kompetisi ini dan berkomitmen mendorong penyelenggaraan event serupa di masa depan.
Suksesnya kejuaraan se-Sumatera ini semakin menguatkan keyakinan KONI Sumbar bahwa Porprov XVI akan menjadi “baralek gadang” olahraga yang lebih meriah dan sukses.(da*)


