Jakarta, Rakyatterkini.com– PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus mengintensifkan penanganan serta perbaikan kondisi jalan di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Seluruh pekerjaan dilakukan tanpa menghentikan operasional jalan tol yang menjadi salah satu jalur utama aktivitas masyarakat setiap harinya.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen melaksanakan perbaikan secara optimal dengan dampak seminimal mungkin terhadap kelancaran lalu lintas.
“Kami mengupayakan agar pekerjaan perbaikan berjalan seefektif mungkin, dengan gangguan lalu lintas yang sangat terbatas, tanpa mengesampingkan kualitas pekerjaan maupun aspek keselamatan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
Pekerjaan perbaikan jalan tol ini telah dimulai sejak Sabtu, 31 Januari 2026, dan masih berlanjut hingga Senin, 2 Februari 2026. Pada hari ini, JTT kembali melaksanakan pekerjaan patching di 47 titik pada Jalur A arah Cikampek, tepatnya dari KM 24+000 hingga KM 66+570. Sementara itu, di Jalur B arah Jakarta, perbaikan dilakukan di 40 titik yang mencakup KM 44+700 hingga KM 02+700.
Ria menjelaskan, seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan dengan pengamanan sesuai standar operasional prosedur serta pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi, guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, JTT juga menyiagakan personel operasional selama 24 jam di lapangan untuk memastikan respons cepat apabila ditemukan kondisi jalan yang membutuhkan penanganan lanjutan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap, terukur, dan disertai pengaturan lalu lintas yang ketat agar ruas tol tetap dapat dilalui dengan aman.
Sebelumnya, pada Sabtu, 31 Januari 2026, JTT telah melakukan penanganan jalan di 128 titik pada Jalur A arah Cikampek dengan cakupan KM 28+800 hingga KM 63+580, serta 112 titik di Jalur B arah Jakarta yang meliputi KM 73+750 hingga KM 11+650.
Kemudian pada Minggu, 1 Februari 2026, perbaikan kembali dilanjutkan di 204 titik Jalur A dari KM 02+250 hingga KM 46+250, serta 154 titik di Jalur B arah Jakarta dari KM 57+550 hingga KM 07+200.
“Seluruh titik yang telah ditangani tetap berada dalam pemantauan intensif melalui inspeksi rutin di lapangan, guna memastikan kondisi jalan tetap laik dan aman untuk dilintasi,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, JTT menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses perbaikan berlangsung. Pengguna jalan juga diimbau untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, terutama saat melintasi area pekerjaan dan dalam kondisi cuaca hujan.(da*)


