![]() |
| Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tak hanya melancarkan serangan balasan ke Israel, tapi juga pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah |
Jakarta, Rakyatterkini.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan serangan balasan yang menargetkan tidak hanya Israel, tetapi juga pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di wilayah Timur Tengah.
Ledakan pertama terdengar di Bahrain, di mana pemerintah setempat mengonfirmasi bahwa markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS menjadi sasaran serangan rudal Iran.
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengeluarkan peringatan darurat, menghimbau warga untuk segera menuju tempat aman terdekat.
Sementara itu, pemerintah Qatar mengirimkan peringatan melalui pesan ponsel kepada warganya, menyarankan mereka untuk tetap di dalam rumah atau lokasi terlindung dan menjauh dari pangkalan militer. Kementerian Pertahanan Qatar juga mengumumkan bahwa satu rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Patriot.
Ledakan keras juga dilaporkan terjadi di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, meskipun belum ada informasi resmi mengenai target serangan.
Serangan serupa juga terjadi di Kuwait, di mana sirene peringatan serangan udara dibunyikan di seluruh penjuru negara.
Situasi ini menandai eskalasi ketegangan yang signifikan di kawasan Timur Tengah, dengan beberapa negara tetangga terdampak langsung oleh serangan rudal Iran.(da*)


