Notification

×

Iklan

Hujan Deras Picu Banjir Lahar Semeru di Lumajang

Kamis, 19 Februari 2026 | 04:16 WIB Last Updated 2026-02-18T21:16:00Z

Sejumlah warga melintas di jembatan saat banjir lahar Gunung Semeru

Jakarta, Rakyatterkini.com – Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Semeru selama sekitar tiga jam pada Rabu (18/2/2026) sore memicu banjir lahar dingin yang melanda beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Lumajang. 

Aliran material vulkanik ini mengganggu aktivitas pertambangan dan membahayakan keselamatan warga.

Di Sungai Leprak, Desa Sumberwuluh, sebuah alat berat milik penambang pasir nyaris terseret arus lahar yang datang mendadak. Beruntung, operator berhasil menyelamatkan diri sebelum kendaraan tersebut terhantam material banjir.

Kondisi menegangkan juga terjadi di Jembatan Limpas, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian. Meski lahar meluap hingga menutupi badan jembatan, beberapa warga tetap berani melintas. Mereka terpaksa mengambil risiko karena jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses penghubung Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari.

“Tadi air sempat meluap hingga menutupi jembatan dan tidak bisa dilintasi. Sekarang sudah mulai agak surut, tapi benar-benar berbahaya,” ujar Didik Haryono, warga setempat.

Menurut data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, getaran akibat banjir lahar tercatat pada seismograf dengan amplitudo maksimal 18 milimeter. Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Is Nugroho, menekankan bahwa risiko banjir susulan tetap tinggi karena cuaca ekstrem yang tidak menentu.

“Kami terus mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di Ring Satu, radius 5 kilometer dari puncak, maupun di sempadan aliran Besuk Kobokan. Namun, masih banyak penambang yang tetap bekerja di area berisiko,” ujar Is Nugroho.

Untuk mengurangi potensi korban, BPBD Lumajang telah menyiagakan personel di titik-titik rawan serta memberikan informasi cepat kepada warga dan penambang jika debit air meningkat. Selain itu, aktivitas di sepanjang 13 kilometer aliran Besuk Kobokan juga dilarang.

Masyarakat dihimbau selalu memperbarui informasi terkait cuaca dan aktivitas vulkanik Gunung Semeru melalui kanal resmi PVMBG dan BPBD Lumajang agar terhindar dari bahaya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update