Padang, Rakyatterkini.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merayakan ulang tahun ke-79, menegaskan perannya sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang konsisten mencetak kader berintegritas dan pemimpin bangsa. Keberlanjutan kiprah ini mendapat apresiasi khusus dari Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Pada peringatan Dies Natalis ke-79 yang digelar oleh Majelis Wilayah Korps Alumni HMI (MW KAHMI) Sumatera Barat di Wisma Insan Cita, Jumat (13/2/2026), Fadly menyebut HMI sebagai “kawah candradimuka” yang penting bagi regenerasi kepemimpinan di tingkat nasional maupun daerah.
"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-79 untuk HMI. Usia ini bukan sekadar angka, melainkan bukti konsistensi HMI dalam mencetak generasi intelektual yang berintegritas dan berkomitmen pada keumatan serta kebangsaan," ujar Fadly dalam sambutannya.
Selain memberikan ucapan selamat, Fadly mengajak keluarga besar HMI dan KAHMI untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Ia memaparkan visi Padang sebagai kota pintar (smart city) yang tetap berlandaskan nilai agama dan budaya. Menurutnya, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan mitra kritis yang konstruktif.
"Pemikiran kritis, idealisme, dan integritas kader HMI dan KAHMI sangat diperlukan untuk kemajuan Kota Padang. Pemerintah kota siap berkolaborasi demi kesejahteraan masyarakat," tegas Fadly. Ia menambahkan bahwa pintu kerjasama terbuka bagi kader HMI untuk menyumbangkan ide, khususnya dalam memastikan program strategis pemerintah tetap berjalan sesuai jalur.
Koordinator Presidium MW KAHMI Sumatera Barat, Desrio Putra, menyambut baik ajakan tersebut. Menurutnya, usia 79 tahun menjadi momentum tepat bagi HMI untuk melakukan refleksi (muhasabah) agar tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
"Semangat Insan Cita harus terus dijaga. HMI dan KAHMI wajib hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah," kata Desrio. Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi etis organisasi dalam merespons isu sosial-politik, sembari tetap menjadi mitra strategis pemerintah.
Peringatan Dies Natalis berlangsung hangat dan khidmat, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama. Acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi tokoh-tokoh penting Sumatera Barat yang lahir dari kaderisasi HMI.
Tampak hadir Gubernur Sumatera Barat periode 2010–2021 Irwan Prayitno sebagai Dewan Penasehat MW KAHMI Sumbar, Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said dan Doni Harsiva Yandra, Presidium MW KAHMI Sumbar Sabar AS, Dewan Pakar MW KAHMI Sumbar Hansastri, Ketua PD Perti Sumbar Afrizal Moetwa, serta Ketua Umum MD KAHMI Kota Padang Heksan.
Kehadiran mereka menegaskan soliditas Korps Hijau Hitam dalam mendukung kemajuan Kota Padang dan Sumatera Barat menuju masa depan yang lebih baik.(da*)


