Notification

×

Iklan

Gubernur Sumbar Iktikaf di Masjid Tertua Luak

Rabu, 25 Februari 2026 | 03:16 WIB Last Updated 2026-02-24T20:16:00Z

Gubernur Mahyeldi itikaf di Masjid Bersejarah. 

Limpuluh Kota, Rakyatterkini.com— Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melaksanakan iktikaf di Masjid Raya Balai Gadang Mungo, masjid tertua di Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Senin (23/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan senilai Rp25 juta dan 20 Alquran kepada pengurus masjid. Kehadiran Mahyeldi beserta rombongan disambut hangat oleh warga setempat yang berharap keberkahan bagi masjid dan lingkungan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menjelaskan bahwa tingginya permintaan kunjungan ke berbagai masjid menjadi dasar disusunnya rangkaian kegiatan Safari Ramadan. Program ini mencakup salat tarawih, iktikaf, hingga salat subuh berjamaah.

“Banyak surat dan permintaan kunjungan masuk, sehingga kami menyusun rangkaian Safari Ramadan, mulai dari tarawih, iktikaf, hingga subuh berjamaah,” jelas Gubernur.

Selain kegiatan malam, Mahyeldi menambahkan bahwa agenda keesokan harinya akan dilanjutkan dengan pertemuan dan koordinasi bersama kepala daerah serta dinas terkait untuk memastikan program berjalan selaras.

Gubernur juga menyampaikan pesan penting bagi generasi muda, menekankan bahwa iman dan akhlak merupakan bekal utama membangun masa depan daerah.

“Mari kita perhatikan anak-anak muda kita. Mereka adalah harapan masa depan daerah. Pemimpin generasi mendatang harus mampu memakmurkan masjid dan mendekatkan generasi muda kepada Allah dan Al-Qur’an,” tegasnya.

Dalam tausiyahnya, Mahyeldi mengutip Surah Al-Kahfi mengenai keteladanan pemuda beriman. Ia menekankan pentingnya melindungi, membimbing, dan mengarahkan generasi muda agar tidak terjerumus ke hal-hal yang merusak moral, mental, maupun akhlak.

Ketua Pengurus Masjid Raya Balai Gadang Mungo, Khairul, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Gubernur beserta rombongan, termasuk Wakil Bupati Limapuluh Kota, kepala dinas provinsi dan kabupaten, wali nagari, serta camat setempat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas kehadiran dan iktikafnya di masjid kami. Ini menjadi kebanggaan dan harapan besar bagi kami,” ujar Khairul.

Masjid Raya Balai Gadang Mungo, yang sebelumnya dikenal sebagai Surau Gadang, diresmikan pada 1914. Masjid ini tetap aktif dengan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk tradisi iktikaf bagi pemuda selama 10 hari terakhir Ramadan yang diikuti sekitar 25 orang, sepenuhnya dibiayai dari dana umat.

Ke depan, pengurus berharap partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan semakin meningkat, menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda dan pemakmuran umat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update