Notification

×

Iklan

Groundbreaking Huntap Danantara di Tanah Datar Dimulai

Jumat, 20 Februari 2026 | 09:33 WIB Last Updated 2026-02-20T02:33:00Z

Foto bersama

Tanah Datar, Rakyatterkini.com– Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, resmi dimulai Kamis (19/2/2026) ditandai dengan pemukulan tabuah oleh Kepala BP BUMN/Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

Program ini dirancang untuk mempercepat pemulihan pasca bencana sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Tanah Datar.

Dony Oskaria menegaskan, Huntap yang dibangun tidak sekadar sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan penguatan mental masyarakat.

“Huntap ini bukan hanya rumah. Ini simbol kebangkitan ekonomi dan mental. Sumbar harus bangkit kembali. Kita pernah berada di posisi terbaik, tetapi kini berada di posisi kedua terburuk secara nasional,” ujarnya, seraya menyebutkan kondisi pertumbuhan ekonomi Sumbar saat ini sekitar 3,5 persen dengan inflasi mencapai 6 persen. Dony mengingatkan, jika kondisi ini tidak segera ditangani, berpotensi menimbulkan masalah sosial seperti stunting dan penyalahgunaan narkoba.

Kabupaten Tanah Datar diharapkan menjadi contoh pemulihan ekonomi di Sumbar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan Sekolah Rakyat sebagai pusat pengembangan generasi muda sekaligus sentra ekonomi berbasis pertanian. Sekolah ini direncanakan menampung sekitar 3.000 siswa dari tingkat SD hingga SMA, dengan fasilitas asrama dan pendidikan gratis berkualitas.

Sebagai putra daerah Tanah Datar, Dony Oskaria menargetkan Huntap dapat rampung dalam 3-4 bulan ke depan dan segera dihuni oleh masyarakat terdampak bencana.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah. Pemkab telah menyiapkan lahan seluas 1,8 hektare dengan tambahan cadangan sekitar 4 hektare. “Kami bergerak cepat. Saat daerah lain masih membangun hunian sementara, kita sudah memulai hunian tetap. Saat ini akan dibangun 80 unit rumah, dan lahan cadangan siap digunakan bila diperlukan,” kata Eka Putra.

Selain hunian, Pemkab juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pembentukan kelompok tani dan penyediaan mesin jahit untuk mendukung usaha lokal agar roda ekonomi terus berjalan.

Terkait Sekolah Rakyat, Eka Putra menyebut pembangunan akan dimulai pada tahun 2026 ini. “Alhamdulillah, tanah seluas 10,5 hektare untuk Sekolah Rakyat diberikan sebagai hibah oleh keluarga Pak Dony Oskaria. Saat ini proses administrasinya berjalan, InsyaAllah pembangunan akan segera dimulai,” jelasnya.

Acara groundbreaking ini turut dihadiri Direktur Utama PT Nindya Karya, Wakil Direktur HKI, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Komisaris PT Semen Padang, Komisaris Injourney, jajaran Forkopimda Tanah Datar, dan Sekda (Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update