![]() |
| Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah |
Jakarta, Rakyatterkini.com — Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, atas bantuan rendang yang diberikan kepada warga Tapanuli Tengah saat daerah tersebut terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Ucapan terima kasih ini disampaikan langsung oleh Bupati Masinton saat bertemu Gubernur Mahyeldi dalam sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Dalam pertemuan singkat yang hangat itu, Bupati Masinton menekankan bahwa bantuan rendang dari Pemprov Sumbar tidak hanya berfungsi sebagai dukungan logistik, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kepedulian antarwilayah dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana.
“Secara pribadi, dan atas nama Pemerintah serta masyarakat Tapanuli Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Barat atas bantuan rendang yang sangat berarti bagi masyarakat kami di tengah bencana hidrometeorologi. Bantuan ini memberikan semangat dan memperkuat rasa kebersamaan di masa sulit,” ujar Masinton Pasaribu.
Bupati Masinton juga menekankan pentingnya sinergi dan kepedulian antar pemerintah daerah sebagai modal sosial yang memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabencana.
Menanggapi hal itu, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan semangat gotong royong antar daerah, serta mencerminkan nilai kebersamaan yang perlu terus dijaga.
“Dalam situasi bencana, solidaritas dan kepedulian menjadi kekuatan utama. Apa yang kami lakukan adalah wujud empati dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa,” kata Mahyeldi.
Pertemuan ini menjadi salah satu momen positif dalam Rakornas Forkopimda, yang tidak hanya membahas isu strategis nasional, tetapi juga mempererat hubungan dan solidaritas antar kepala daerah dengan semangat persatuan dan gotong royong.(Adpsb/bud)


