Notification

×

Iklan

Bupati Eka Putra Terima Penghargaan Daya Saing Daerah

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:17 WIB Last Updated 2026-02-25T00:17:00Z

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mendapatkan penghargaan

Tanah Datar, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mendapatkan penghargaan atas upayanya meningkatkan kualitas daya saing daerah melalui Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025. 

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, hadir langsung dalam acara rilis IDSD yang digelar di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).

Bupati Eka Putra didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri, Kepala Bappedalitbang Andriyanti Rustam, dan Kabid Litbang Edward. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen Tanah Datar dalam memperkuat daya saing daerah melalui inovasi, riset, dan kolaborasi lintas sektor.

“IDSD menjadi instrumen penting untuk menilai kemajuan dan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan,” ujar Eka Putra.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra menerima sertifikat apresiasi sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian IDSD 2025. 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Arif Satria, disaksikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Prof. Rachmat Pambudy, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Bima Arya Sugiarto.

Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan dukungan masyarakat Tanah Datar.

“Penguatan daya saing daerah akan tetap menjadi prioritas. Ke depan, kami akan terus mendorong program berbasis inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekosistem riset daerah secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa capaian IDSD 2025 menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. “Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan yang inklusif dan berdaya saing dapat lebih cepat tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, menegaskan bahwa IDSD 2025 menjadi alat ukur penting dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis inovasi. Ia mengapresiasi daerah-daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam penguatan riset dan inovasi.

“Kegiatan ini dirancang sebagai indikator yang mudah dipahami untuk memperkuat daya saing masing-masing daerah, yang pada akhirnya memperkokoh daya saing nasional,” jelasnya.

BRIN berharap pengukuran indeks ini dapat memberikan gambaran objektif perkembangan daya saing daerah. Dengan partisipasi aktif pemerintah daerah dalam IDSD 2025, langkah strategis untuk meningkatkan inovasi dan pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat semakin diperkuat.(Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update