Notification

×

Iklan

BBPOM Padang Gelar AMR Warrior Fun Run Edukasi Masyarakat

Minggu, 08 Februari 2026 | 22:18 WIB Last Updated 2026-02-08T15:18:00Z

Ribuan Peserta Padati Pantai Purus dalam Aksi AMR Warrior

Padang, Rakyatterkini.com – Badan Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang mengadakan AMR Warrior Fun Run di kawasan Pantai Purus, Kota Padang, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya menyosialisasikan pencegahan Antimicrobial Resistance (AMR) atau resistensi antimikroba kepada masyarakat luas.

Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri, menjelaskan bahwa tema “AMR Warrior” dipilih untuk menjadi simbol gerakan kolektif dalam menghadapi ancaman resistensi antimikroba. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai “pejuang” di lapangan.

“Gerakan AMR Warrior bertujuan memastikan resistensi antimikroba tidak menyebar, khususnya di Sumatera Barat. Hari ini, ribuan peserta turut menunjukkan dukungan melalui penandatanganan komitmen bersama,” ujar Martin.

Martin menambahkan, resistensi antimikroba muncul akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat, seperti konsumsi tanpa resep dokter atau dosis yang tidak sesuai aturan. Akibatnya, mikroba menjadi kebal dan obat-obatan yang ada kehilangan efektivitasnya untuk menyembuhkan infeksi.

“Kami ingin mencegah AMR menjadi pandemi senyap, di mana resistensi mikroba berkembang perlahan namun berpotensi mengancam sistem kesehatan di masa depan,” lanjutnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan nasional yang digagas oleh Kepala Badan POM RI, Prof. Taruna Ikrar. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Taruna menegaskan urgensi kesadaran masyarakat terhadap bahaya AMR. Data global mencatat sekitar 4,7 juta kematian terkait resistensi antimikroba tahun lalu, dan angka ini diprediksi bisa meningkat hingga 10 juta per tahun jika tidak ditangani serius.

“Melalui acara ini, kita berlari membangun komitmen bersama. Jangan sembarangan mengonsumsi antibiotik dan selalu ikuti anjuran tenaga medis. Tindakan nyata sekarang penting untuk melindungi lingkungan sekaligus mengamankan masa depan,” tegas Prof. Taruna.

Fun Run ini diikuti sekitar 1.100 peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Kesuksesan acara tidak lepas dari dukungan lintas sektor, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang, KONI, serta pengawalan TNI-Polri untuk kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update