Notification

×

Iklan

Andre Rosiade Dorong Flyover Padang Luar dan Infrastruktur Sumbar

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:35 WIB Last Updated 2026-02-08T06:20:32Z

Andre Rosiade bersama Pemprov Sumbar bertemu Dirut KAI 

Padang, Rakyatterkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar pertemuan strategis dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Sumbar.

Rombongan Pemprov Sumbar yang hadir terdiri dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adib Alfikri, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Armizoprades, serta Kepala Bappeda Sumbar, Dr. Zefnihan. Pertemuan tersebut membahas sejumlah proyek prioritas, antara lain pembangunan Flyover Padang Luar, jalur penyelamatan darurat di Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, serta dukungan infrastruktur untuk ruas Tol Sicincin–Bukittinggi.

Andre Rosiade menekankan bahwa Flyover Padang Luar merupakan proyek strategis untuk mengatasi kemacetan yang telah terjadi puluhan tahun. Dari desain teknis (Detailed Engineering Design/DED) yang disusun Kementerian PUPR melalui Balai Jalan Nasional Sumbar, sekitar 80 persen trase flyover berada di atas lahan milik PT KAI. “Koordinasi dengan PT KAI menjadi kunci agar proyek ini segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain flyover, Andre menyoroti tingginya angka kecelakaan di kawasan Penyalaian, Koto Baru, yang kerap disebabkan kendaraan berat mengalami rem blong dari Bukittinggi menuju Padang Panjang. Untuk mengurangi risiko kecelakaan, diusulkan pembangunan jalur penyelamatan darurat. Jalur ini berada di atas lahan PT KAI, sehingga kesepahaman bersama diperlukan untuk pemanfaatan aset negara demi kepentingan publik.

Sebagai anggota DPR RI, Andre menegaskan perannya memastikan dukungan anggaran APBN benar-benar tersalurkan dan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Menteri PUPR telah menyetujui pembangunan Flyover Padang Luar sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dalam menyelesaikan titik-titik kemacetan di Sumatera Barat.

“Pemerintah pusat juga mendorong pembangunan jalan alternatif di Pasar Koto Baru, yang selama ini menjadi simpul kemacetan. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan trase jalan melingkar, yang selanjutnya akan diperlebar melalui dukungan anggaran Inpres Jalan Daerah,” tambah Andre.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Andre dan rombongan Pemprov Sumbar. Bobby menegaskan, PT KAI mendukung pembangunan dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah. “Kami terbuka untuk bekerja sama dalam pemanfaatan aset perusahaan sepanjang sesuai ketentuan dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu juga dibahas pengembangan layanan perkeretaapian di Kota Padang. Andre mendorong jalur kereta bandara dikembangkan menjadi commuter line yang menjangkau rute lebih luas, mulai Bandara Internasional Minangkabau hingga Indarung dan Teluk Bayur. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi massal, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Andre menyampaikan bahwa pada 19 Februari mendatang ia bersama Direktur Utama PT KAI dan Pemprov Sumbar akan meninjau langsung lokasi proyek. Kunjungan lapangan ini diharapkan mempercepat pengambilan keputusan serta memastikan kesiapan lahan dan aspek teknis pembangunan.

Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah daerah, dan BUMN untuk membangun Sumatera Barat secara terintegrasi. Sinergi lintas lembaga ini menjadi tanda nyata bahwa persoalan kemacetan, keselamatan jalan, dan konektivitas wilayah kini bergerak menuju solusi konkret demi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update