Jakarta, Rakyatterkini.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Jawa Barat, Jumat (13/2/2026).
Awalnya, aksi berlangsung tertib dengan orasi dan pembentangan spanduk berisi tuntutan perbaikan kinerja pemerintah daerah. Namun, suasana memanas ketika sebagian mahasiswa mencoba mendobrak pintu gerbang utama kantor.
Kericuhan pun tak terhindarkan. Terjadi dorong-mendorong dan lemparan botol air mineral antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan. Petugas gabungan dari Polres Karawang dan Satpol PP membentuk barikade manusia untuk menahan laju massa.
Desakan mahasiswa agar bisa bertemu langsung dengan Bupati membuat ketegangan semakin meningkat. Mereka menyoroti sejumlah isu penting, antara lain lambatnya perbaikan jalan rusak, pelayanan kesehatan yang belum merata, fasilitas pendidikan yang kurang memadai, serta tata kelola infrastruktur yang dianggap tidak optimal.
Situasi akhirnya mulai mereda setelah Wakil Bupati Karawang menemui perwakilan mahasiswa untuk melakukan dialog. Massa kemudian diperbolehkan masuk secara terbatas untuk menyampaikan aspirasi mereka. PMII menegaskan, jika tuntutan tidak segera ditindaklanjuti, mereka siap menggelar aksi serupa dengan jumlah peserta yang lebih besar.(da*)


