Lubuk Basung, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Agam menerima bantuan 1 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ramah lingkungan yang dihasilkan dari pengolahan sampah plastik. Bantuan ini diberikan oleh Pusat Penelitian Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PPKLH) Universitas Negeri Padang (UNP).
Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Rektor UNP melalui Direktur Pascasarjana, Prof. Indang Dewata, dan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd Lutfi, di aula kantor Bupati Agam, Senin (9/2).
Solar inovatif ini merupakan hasil kolaborasi PPKLH UNP bersama Renol Energy dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam, dengan sampah plastik sebagai bahan baku utamanya.
Sekretaris Daerah Agam, Dr. Mhd Lutfi, menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi berkelanjutan untuk persoalan energi dan lingkungan.
“Inovasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan energi masyarakat, tetapi juga memberikan solusi atas persoalan sampah plastik yang selama ini menjadi tantangan serius,” ujarnya.
Mhd Lutfi menambahkan, solar dari sampah plastik ini nantinya akan mendukung operasional fasilitas publik, mulai dari pelayanan kesehatan, masjid, hingga pengoperasian alat berat untuk pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam.
Ia menekankan, inovasi ini menunjukkan bahwa sampah plastik dapat diubah menjadi sumber daya bernilai guna yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, bukan sekadar limbah.
Lebih lanjut, Lutfi berharap program ini dapat dikembangkan lebih luas dan direplikasi di berbagai wilayah Kabupaten Agam agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara menyeluruh.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga. Edukasi perlu dilakukan secara masif agar upaya pelestarian lingkungan bisa dimulai dari tahap paling dasar,” pungkasnya.(da*)


