Notification

×

Iklan

Wabup Solok Pimpin Peringatan HAB Kemenag ke-80

Minggu, 04 Januari 2026 | 19:43 WIB Last Updated 2026-01-04T13:27:21Z

Wabup Solok memimpin upacara HAB Kemenag ke-80.

Arosuka, Rakyatterkini.com – Wakil Bupati Solok, Candra, bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Sabtu (3/1/2026). 

Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, diikuti aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.

Peringatan Hari Amal Bakti yang jatuh setiap 3 Januari menjadi momen refleksi bagi lebih dari 200 ribu pegawai Kementerian Agama di seluruh Indonesia. 

Momentum ini dimaknai sebagai pembaruan komitmen pengabdian untuk terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan keikhlasan dalam melayani masyarakat dan negara, sejalan dengan semboyan “Ikhlas Beramal”.

Dalam upacara tersebut, Wabup Candra membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar. 

Menteri Agama menegaskan memasuki usia delapan dekade, Kementerian Agama dituntut untuk terus berbenah dan bertransformasi, dengan meninggalkan pola pikir ingin dilayani menuju budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Transformasi birokrasi disebut sebagai agenda strategis, seiring pelaksanaan program prioritas “Asta Protas”. Program ini meliputi percepatan digitalisasi layanan, peningkatan kepekaan terhadap isu-isu keumatan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. 

Birokrasi Kementerian Agama diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan kehidupan beragama di tengah dinamika dan tantangan zaman.

Peringatan HAB ke-80 juga diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kementerian Agama didorong untuk menjadi teladan dalam menjunjung nilai kejujuran, toleransi, serta kepedulian sosial. 

Berbagai kegiatan seperti penguatan moderasi beragama, penyaluran bantuan sosial, hingga kampanye kepedulian lingkungan menjadi bagian dari rangkaian peringatan.

Kampanye lingkungan tersebut menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam merupakan bagian dari nilai keimanan, sejalan dengan konsep ekoteologi yang semakin relevan di tengah ancaman krisis lingkungan global.

Memasuki usia 80 tahun, masyarakat menaruh harapan besar agar Kementerian Agama terus meningkatkan mutu layanan, khususnya di bidang ibadah haji dan umrah, pendidikan keagamaan, serta pengembangan layanan berbasis digital. 

Konsistensi dalam menegakkan nilai keadilan dan pengabdian dinilai menjadi kunci agar Kementerian Agama benar-benar hadir sebagai “tenda bangsa” yang menaungi seluruh umat beragama secara adil dan setara.

Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Dengan semangat transformasi birokrasi, kepedulian sosial, dan penguatan nilai spiritual, Kementerian Agama diharapkan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai pilar moral dan perekat persatuan bangsa. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update