Agam, Rakyatterkini.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyalurkan air siap minum bagi para penyintas bencana yang menempati hunian sementara (huntara) di Lapangan Sepak Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Prada Muhammad Husein, penanggung jawab Unit Operator Reverse Osmosis Detasemen Zeni Tempur 3/Agni Tirta Dharma (Denzipur 3/ATD) Kodam Jaya, menjelaskan pihaknya menurunkan kendaraan khusus reverse osmosis untuk memenuhi kebutuhan air bagi penyintas dan pekerja pembangunan huntara di lokasi tersebut.
“Kami telah dua minggu menyediakan air minum siap saji bagi penyintas dan pekerja pembangunan hunian sementara di sini,” ujarnya di Lubuk Basung, Sabtu.
Setiap hari, unit reverse osmosis mampu memproduksi sekitar 230 liter air minum dari 500 liter air baku, yang disalurkan untuk 117 unit hunian sementara. Layanan air ini tersedia dalam tiga pilihan, yakni air panas, air dingin, dan air netral, serta dapat diambil menggunakan galon.
“Kebanyakan penyintas dan pekerja memilih air panas dan air netral,” kata Husein.
Sebelumnya, unit reverse osmosis TNI juga telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi warga terdampak bencana di Alahan Anggang, Jorong Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan. Menurut Husein, mobil reverse osmosis ini telah beroperasi sekitar dua bulan untuk membantu masyarakat Palembayan yang terdampak bencana.
Teknologi reverse osmosis sendiri berfungsi memurnikan air dengan menyaring berbagai kontaminan, termasuk mineral, bakteri, virus, dan zat terlarut lainnya, sehingga menghasilkan air dengan tingkat kemurnian tinggi. Sistem ini banyak dimanfaatkan untuk pengolahan air minum, desalinasi air laut, serta kebutuhan rumah tangga dan industri karena efektivitasnya dalam menghilangkan hampir seluruh kotoran dari air.(da*)


