Notification

×

Iklan

Sungai Saniangbaka Ramai Dikunjungi Pascabanjir

Jumat, 16 Januari 2026 | 01:34 WIB Last Updated 2026-01-15T18:34:00Z

Sungai Nagari Saniangbaka di Kecamatan X Koto Singkarak

Solok, Rakyatterkini.com – Sungai Nagari Saniangbaka di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, kembali ramai dikunjungi warga pada Rabu (14/1/2026), pascabanjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu.

Suasana sore hari di sungai kini sangat berbeda dari momen bencana. Air mengalir tenang, jernih, dan dangkal, menciptakan kondisi yang aman untuk bermain. Warga, terutama anak-anak, memanfaatkan kesempatan ini untuk berenang dan bermain air, menjadikan sungai seperti tempat hiburan sederhana tanpa biaya atau tiket masuk, diiringi sejuknya udara menjelang magrib.

Tak hanya anak-anak, remaja hingga orang dewasa turut memadati tepian sungai yang sebelumnya telah dikeruk. Cuaca cerah beberapa hari terakhir membuat warga betah berlama-lama. Beberapa duduk santai sambil menikmati camilan, ada pula yang mengabadikan momen dengan telepon genggam.

Meski begitu, orang tua tetap harus membujuk anak-anak agar keluar dari air saat magrib tiba. Tingginya air yang relatif dangkal membuat mereka merasa lebih aman saat anak-anak bermain. Hiburan dadakan ini perlahan mengurangi rasa trauma warga terhadap sungai setelah banjir bandang melanda.

Fenomena “wisata dadakan” ini telah berlangsung hampir seminggu. Kehadiran pedagang lokal, menjual es krim, bakso bakar, hingga es potong, turut menambah meriah suasana di Jorong Balai Panjang. Namun, warga tetap waspada karena potensi banjir susulan masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Salah seorang warga, Fauzan, bersama empat temannya rutin menghabiskan sore di sungai. Ia memilih berenang untuk menyegarkan badan karena airnya bersih dan lokasinya dekat dari rumah. “Meski sempat waswas saat banjir masuk ke rumah, sekarang suasananya jauh lebih tenang,” ujarnya. Kadang, mereka juga membawa bekal untuk dinikmati setelah lelah bermain air. “Yang penting kebersamaannya, di sini semua bahagia melepas penat, apalagi gratis,” tambah Fauzan.

Meskipun kekhawatiran akan banjir susulan tetap ada, Fauzan berharap kondisi sungai terus membaik dan tidak ada bencana lagi. Sungai Saniangbaka sendiri tercatat sebagai salah satu wilayah yang terdampak paling parah saat banjir bandang 27 November lalu. Tiga banjir susulan telah merusak puluhan rumah, beberapa hanyut, dan banyak lainnya terendam.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update