Notification

×

Iklan

Pemulihan Akses Jalan Ranah Pasisie–Suak Maligi Dikebut

Jumat, 02 Januari 2026 | 12:32 WIB Last Updated 2026-01-02T05:32:00Z

 Bupati Pasaman Barat, Yulianto, meninjau langsung perbaikan jalan poros Ranah Pasisie Suak 

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com – Bupati Pasaman Barat, Yulianto, meninjau langsung perbaikan jalan poros Ranah Pasisie–Suak Maligi yang rusak akibat banjir. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan penghargaan kepada pemerintah pusat atas percepatan pemulihan jalan dan jembatan di sejumlah titik terdampak bencana di Kabupaten Pasaman Barat.

Peninjauan berlangsung di ruas jalan Poros Nagari Ranah Pasisie, tepatnya di Karambia Ampek, serta di kawasan Suak Maligi, Rabu (31/12/2025). Bupati didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, camat, wali nagari, unsur TNI, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Yulianto menekankan bahwa jalan di Karambia Ampek merupakan jalur vital bagi masyarakat Sasak Ranah Pasisie. Selain berfungsi sebagai jalur transportasi utama, jalan ini juga menjadi rute evakuasi yang sempat terputus akibat banjir beberapa waktu lalu.

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas respons cepat dalam penanganan pascabencana, khususnya dalam pemulihan akses jalan dan jembatan yang rusak,” ujarnya.

Bantuan pemerintah pusat diwujudkan melalui pembangunan jalan dan jembatan dengan konstruksi Aramco yang dikerjakan personel TNI. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dalam dua minggu, dan diperkirakan awal Januari mendatang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang selalu berada di garis terdepan dalam penanganan bencana di wilayahnya. Sebelumnya, Pasaman Barat juga menerima bantuan pembangunan Jembatan Bailey di Sikabau, yang kini telah dimanfaatkan masyarakat.

Lebih lanjut, Yulianto menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor telah merusak sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di berbagai daerah. Ia berharap perhatian dan dukungan pemerintah pusat terus berlanjut untuk mempercepat perbaikan akses infrastruktur lainnya yang terdampak.

Sementara itu, Perwira Penanggung Jawab Batalyon Teritorial Pembangunan 844, Yuscha FA, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco saat ini telah mencapai sekitar 11 persen, dengan melibatkan 30 personel di lapangan. Pekerjaan ditargetkan selesai pada 6 Januari 2026 sehingga akses masyarakat dapat kembali normal.(da*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update