Notification

×

Iklan

Pemkab Padang Pariaman Evakuasi Warga Surantih ke SD Negeri

Selasa, 06 Januari 2026 | 06:33 WIB Last Updated 2026-01-05T23:33:00Z

Warga ditampung di sekolah sementara

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat menanggapi banjir yang melanda Korong Surantih, Nagari Lubuak Alung, pada Jumat malam. Warga terdampak dievakuasi ke SD Negeri 19 Surantih, yang dijadikan lokasi pengungsian sementara.

Evakuasi dan penanganan pengungsi dilakukan oleh tim gabungan di bawah arahan langsung Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis. Bupati meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan sekolah tersebut agar layak digunakan, termasuk memastikan ketersediaan logistik dan kebutuhan pokok bagi warga.

“BPBD kita minta segera menyiapkan lokasi pengungsian, memastikan kebutuhan dasar seperti alas tidur, selimut, busa, serta logistik lainnya tersedia untuk warga,” ujar John Kenedy Azis di lokasi pengungsian.

Selain logistik, Pemkab Padang Pariaman juga menurunkan tim medis dari Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan dan memantau kondisi pengungsi, terutama anak-anak dan lansia.

Terkait kerusakan akibat banjir, pendataan masih berlangsung. Laporan sementara menyebut dua unit rumah warga di Surantih dilaporkan rusak berat atau hanyut terbawa arus banjir.

“Untuk kerugian infrastruktur, informasi lengkap belum kami dapatkan. Data sementara menunjukkan dua rumah di Surantih rusak parah atau hanyut,” jelas Bupati.

Bupati menilai SD Negeri 19 Surantih cukup aman dan layak untuk menampung warga. Fasilitas pendukung seperti air bersih dan kamar mandi memadai untuk kebutuhan pengungsi sementara.

“Alhamdulillah, lokasi ini aman dan bersih, tersedia air dan kamar mandi. Sekolah ini kita gunakan sebagai tempat pengungsian sementara. Semoga besok warga bisa kembali ke rumah masing-masing,” tambahnya.

John Kenedy Azis juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

“Saya mengimbau warga Padang Pariaman untuk lebih berhati-hati. Jika hujan berlangsung lebih dari tiga sampai empat jam, sebaiknya segera mencari tempat aman yang bebas dari banjir,” ujarnya.

Pemkab Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keselamatan warga, dan mempercepat penanganan dampak bencana.(suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update