Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat, menargetkan kedatangan 1,4 juta wisatawan sepanjang 2026, jumlah yang hampir sama dengan capaian tahun 2025.
“Kami menargetkan sekitar 1,4 juta kunjungan untuk 2026, tidak jauh berbeda dari realisasi tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, Jumat (31/1/2026).
Target ini dianggap realistis mengingat akses transportasi menuju Pariaman belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana hidrometeorologi akhir 2025. Salah satu hambatan utama adalah kondisi jalan nasional Padang–Bukittinggi, terutama di kawasan Lembah Anai, yang menjadi jalur vital arus wisatawan ke berbagai daerah penyangga, termasuk Kota Pariaman.
Menurut Ferialdi, perbaikan jalan di Lembah Anai diperkirakan baru akan selesai pada Juli 2026. Padahal, dua agenda wisata unggulan Kota Pariaman—Piaman Barayo pada Maret dan Pesona Hoyak Tabuik Piaman pada Juni—dijadwalkan sebelum perbaikan selesai. Kedua acara ini diperkirakan akan menarik ratusan ribu wisatawan, khususnya dari Bukittinggi, Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan beberapa daerah di Provinsi Riau.
Meski demikian, Pemko Pariaman tetap mengoptimalkan potensi wisata bahari dan budaya. Salah satunya adalah dengan menyiapkan 43 kegiatan pariwisata sepanjang 2026 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Kalender wisata akan segera kami publikasikan,” tambah Ferialdi.
Pemko Pariaman berharap, setelah perbaikan jalan di Lembah Anai rampung, kunjungan wisatawan bisa meningkat signifikan pada semester kedua 2026, sehingga target tahunan dapat tercapai.(da*)


