Notification

×

Iklan

Masyarakat Keluhkan Pedagang Malam Serobot Jalan dan Trotoar

Minggu, 25 Januari 2026 | 23:16 WIB Last Updated 2026-01-25T16:16:00Z

Aktivitas PKL dan wahana permainan anak di depan kantor Bupati Pasaman Barat.

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com  – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan wahana permainan anak di sepanjang Jalan Lintas Jalur II, tepat di depan Kantor Bupati Pasaman Barat, menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan. Kehadiran PKL pada malam hari dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas karena memakan badan jalan.

Situasi ini dianggap sebagai persoalan serius terkait ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Berdasarkan pengamatan di lapangan, Pemerintah Daerah perlu mengambil langkah tegas untuk menertibkan keberadaan PKL dan wahana permainan di kawasan tersebut.

Pantauan Radarsumbar menunjukkan, sebagian PKL memanfaatkan bahu jalan hingga trotoar, yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Kondisi ini diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum.

“Badan jalan yang digunakan sudah sangat mengganggu arus lalu lintas. Dinas Perhubungan seharusnya dilibatkan untuk menata kembali kawasan ini agar lebih aman bagi pengguna jalan,” kata seorang warga berinisial Ef kepada Radarsumbar.com, Minggu (25/1/2026).

Ef menekankan, solusi jangka panjang yang perlu dipertimbangkan pemerintah adalah merelokasi PKL dan wahana permainan anak ke lokasi yang lebih sesuai. Langkah ini diharapkan tidak mengganggu fasilitas umum, sekaligus tetap menjaga mata pencaharian para pedagang.

“Lokasi di depan Kantor Bupati memang strategis dan ramai, tetapi kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan harus tetap menjadi prioritas,” tambahnya.

Selain itu, masalah parkir yang tidak tertata juga menjadi pemicu kemacetan di kawasan tersebut. Keramaian hampir terjadi setiap malam, namun pengawasan pemerintah dinilai masih kurang optimal.

“Pemerintah perlu menanggapi persoalan ini dengan serius, tanpa merugikan para PKL,” tutup Ef.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update