Notification

×

Iklan

Longboat Mati Mesin di Mentawai, Empat Penumpang Selamat

Rabu, 21 Januari 2026 | 11:42 WIB Last Updated 2026-01-21T04:42:00Z

Tim SAR gabunganeEvakuasi korban kapal mati mesin

Mentawai, Rakyatterkini.com– Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mentawai menerima laporan pada Senin (19/1) sekitar pukul 13.45 WIB mengenai sebuah longboat yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Siburu (Pulau Panjang), 

Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Informasi awal disampaikan oleh Edward Haloho, 

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai. Perkiraan lokasi kejadian berada di koordinat 1°58’55”S 99°36’29”E, sekitar 4 NM dari Pelabuhan Tuapejat, dengan waktu tempuh menuju lokasi sekitar 15 menit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kansar Mentawai dan unsur terkait langsung diberangkatkan dari Dermaga Tuapejat pukul 13.50 WIB menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB 02 MENTAWAI) dengan lima kru. Kapal cepat ini dipilih agar tim dapat menjangkau lokasi dengan responsif dan efisien.

Sekitar pukul 14.03 WIB, Tim SAR berhasil tiba di lokasi dan menemukan kapal beserta seluruh penumpang dalam keadaan aman. Posisi aktual kapal berada di koordinat 1°59’48”S 99°36’9”E, sekitar 1,3 NM ke arah barat daya dari titik perkiraan awal. Longboat berwarna putih-hitam ini memiliki panjang sekitar 10 meter dan ditenagai oleh satu mesin 40 PK.

Kapal tersebut mengangkut empat orang, terdiri dari tiga warga negara Italia yakni Marco (56), Fadre (25), dan Gianfranco (47), serta satu warga negara Indonesia, Afip (29). Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tuapejat pukul 14.10 WIB dan tiba dengan selamat pada pukul 14.40 WIB.

Kepala Kansar Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor dalam operasi SAR. “Begitu menerima laporan, Tim SAR Gabungan segera bergerak menggunakan RIB 02 MENTAWAI. Alhamdulillah, kapal berhasil ditemukan dalam waktu singkat dan seluruh penumpang selamat. Kejadian ini menunjukkan betapa krusialnya kolaborasi dan respons cepat dalam operasi SAR,” ujarnya.

Setelah seluruh korban dievakuasi dengan aman, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan secara resmi menutup operasi. Benteng juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh potensi SAR yang telah mendukung kelancaran operasi ini.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update