Padang, Rakyatterkini.com – Institut Teknologi Padang (ITP) melalui program ITP Peduli secara resmi menyerahkan hasil perbaikan badan jalan dan tembok penahan aliran Sungai Batang Kuranji di Jalan Sawah Liek, Kampung Olo, Nanggalo, Kota Padang, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat sebagai respons atas kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang yang sempat mengancam keselamatan warga dan memutus akses jalan di kawasan tersebut.
Acara serah terima dihadiri Pj. Rektor ITP Prof. Dr. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, jajaran pimpinan ITP, dosen, relawan ITP Peduli, serta warga setempat.
Prof. Maidiawati menuturkan, pengerjaan perbaikan dinding sungai melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai wujud nyata pengabdian masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Proyek ini awalnya direncanakan sepanjang 103 meter, namun berhasil kami selesaikan hingga 125 meter. Pengerjaan dimulai pada 7 Januari dan rampung 14 Januari 2026, dan hari ini resmi kami serahkan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, keterlibatan sivitas akademika ITP tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi atas persoalan nyata masyarakat.
“Kegiatan ini mencerminkan konsep Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Prof. Maidiawati.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, khususnya Koordinator ITP Peduli, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, MT, IPM, yang menginisiasi dan mengoordinasikan kegiatan sejak awal. Pujian juga diberikan kepada Ir. Agus, M.Sc., IPM, ASEAN Eng., dosen Teknik Sipil ITP, serta tim relawan dan dosen lainnya yang berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.
Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., menambahkan, perbaikan darurat dilakukan dengan memasang sekitar 1.000 jumbo bag sebagai penguat sementara bantaran sungai, dibantu satu unit ekskavator. Upaya ini berhasil mencegah potensi dampak banjir terhadap sekitar 300 kepala keluarga serta memulihkan akses jalan yang sebelumnya rusak berat.
Koordinator ITP Peduli, Dr. Hendri Nofrianto, menjelaskan, fokus penanganan darurat adalah penguatan tebing sungai untuk mencegah kerusakan lanjutan.
“Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dari Siteba menuju Sawah Liek, Kalumbuk, Lapai, hingga Simpang Tinju. Jika tidak segera ditangani, air bisa meluap hingga satu meter, langsung memengaruhi ratusan keluarga,” ujarnya.
Apresiasi Pemerintah Kota Padang
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian ITP Peduli dalam memperbaiki infrastruktur pasca bencana.
“Kehadiran ITP Peduli sangat berarti bagi masyarakat, terutama dalam memulihkan jalan yang hampir terputus. Berkat bantuan mereka, jalan kembali bisa difungsikan,” ujar Maigus.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Dar El Iman yang menangani lokasi lain dengan dukungan alat berat. “ITP Peduli menangani di sini, sementara arah SMA 12 Padang ditangani Yayasan Dar El Iman. Kami berterima kasih atas kepedulian semua pihak,” tambahnya.
Selain itu, Maigus menyebutkan bahwa Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V akan segera melakukan pengerukan sedimen pasir dan lumpur yang menyebabkan pendangkalan sungai pasca-banjir, langkah yang diharapkan mengurangi risiko banjir susulan.(da*)


