Notification

×

Iklan

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Siau Barat dan Siau Timur

Senin, 05 Januari 2026 | 21:15 WIB Last Updated 2026-01-05T14:15:00Z

Petugas mengevakuasi warga terdampak banjir bandang

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, dilanda banjir bandang pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita. Bencana ini melanda dua kecamatan, yakni Siau Barat dan Siau Timur, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sekitar lima jam tanpa henti. Debit air yang meningkat secara tiba-tiba memicu banjir bandang.

Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, menyatakan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terus turun di wilayah tersebut.

“Sejauh ini, hujan masih mengguyur Kabupaten Kepulauan Sitaro dengan intensitas sedang hingga lebat,” ujarnya.

Data sementara menunjukkan dampak yang cukup berat. Di Kecamatan Siau Barat, satu orang meninggal dunia, satu orang hilang, dan tujuh lainnya mengalami luka-luka. Sementara di Kecamatan Siau Timur, bencana ini lebih parah, dengan enam orang meninggal dunia, 18 luka-luka, dan satu warga masih dalam pencarian.

Selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan serius pada permukiman warga serta sejumlah fasilitas publik, termasuk Markas Komando Polres Kepulauan Sitaro.

“Mako Polres tertimbun material berupa batu, tanah, dan kayu, menutupi setengah bangunan. Sekitar 50 persen gedung dan fasilitas pendukungnya mengalami kerusakan akibat material banjir,” jelas Kapolres.

Saat ini, personel Polres dan Polsek Kepulauan Sitaro bersama warga setempat terus mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman.

Kapolres menambahkan, akses jalan menuju Lindongan II, Kampung Batusenggo, sempat terputus akibat material banjir, namun kini sudah bisa dilalui setelah dilakukan pembersihan. Warga terdampak telah dipindahkan ke Gedung Gereja Jemaat KGPM Batusenggo Lindongan I dan rumah-rumah warga yang tidak terdampak.

Pihak kepolisian dan instansi terkait tetap bersiaga, mengingat cuaca di wilayah Kepulauan Sitaro belum sepenuhnya membaik, guna memastikan keselamatan warga dan memantau perkembangan situasi banjir bandang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update