Notification

×

Iklan

Banjir Bandang Rendam Kedungwuni dan Wonopringgo

Sabtu, 24 Januari 2026 | 02:43 WIB Last Updated 2026-01-23T19:43:00Z

Tim SAR mengevakuasi warga yang terdampak banjir

Jakarta, Rakyatterkini.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat (23/1/2026) memicu banjir bandang di dua kecamatan, yakni Kedungwuni dan Wonopringgo. 

Akibat meluapnya Sungai Sengkarang dan Sungai Welo, ratusan rumah terendam air setinggi lebih dari satu meter.

Sejumlah tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, PMI, dan relawan segera dikerahkan untuk melakukan penyisiran menggunakan perahu karet. Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan, termasuk lansia dan anak-anak, yang terjebak di dalam rumah.

Kapolsek Wonopringgo, AKP Adhi Agung P., memimpin langsung operasi di lapangan. Hingga Jumat malam, 13 warga berhasil dievakuasi ke lokasi pengungsian yang lebih aman.

“Ketinggian air di beberapa titik terus meningkat, sehingga akses evakuasi cukup menantang. Kami terus menyisir rumah warga untuk memastikan tidak ada yang tertinggal, terutama orang tua dan anak-anak,” ujar AKP Adhi Agung P.

Selain evakuasi, aparat kepolisian juga disiagakan di lokasi terdampak untuk menjaga keamanan rumah warga yang ditinggal mengungsi. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi tindak kriminal di tengah bencana.

“Kami menempatkan petugas untuk patroli pengamanan rumah-rumah kosong agar aset warga tetap aman,” tambahnya.

Hingga saat ini, kondisi di Kedungwuni dan Wonopringgo masih siaga. Debit air Sungai Welo dan Sungai Sengkarang belum menunjukkan penurunan. BPBD mengimbau warga yang masih bertahan di rumah untuk segera melapor jika ketinggian air meningkat.

Tim gabungan tetap bersiaga di posko darurat, siap menghadapi kemungkinan aliran air tambahan jika hujan kembali mengguyur wilayah hulu.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update