Notification

×

Iklan

Agam Jajaki Kolaborasi Teknologi Autotermik untuk Pengelolaan Sampah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:16 WIB Last Updated 2026-01-31T01:16:00Z



Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Syatria, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam, Jafrizal, mengikuti audiensi daring bersama Koperasi Industri Insinyur Indonesia, Jumat (30/1), bertempat di Ruang Rapat Bupati Agam.

Audiensi ini membahas peluang kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Koperasi Industri Insinyur Indonesia untuk meningkatkan pengelolaan sampah di daerah, sejalan dengan target nasional terkait pengelolaan lingkungan hidup.

Ketua Koperasi Industri Insinyur Indonesia, Faizal Safa, memaparkan bahwa pemerintah pusat menargetkan pengurangan timbunan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hingga 70 persen. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, pihaknya menawarkan solusi inovatif melalui penerapan teknologi autotermik.

Faizal menjelaskan, teknologi autotermik merupakan sistem pengolahan sampah ramah lingkungan yang berkelanjutan. 

Sistem ini tidak menggunakan bahan bakar fosil dan mampu beroperasi tanpa sumber energi eksternal. Prosesnya memanfaatkan energi dari sampah itu sendiri melalui dekomposisi termal berkelanjutan untuk menjaga suhu operasional secara otomatis.

“Teknologi ini dapat mengurangi emisi karbon hampir mendekati nol, sejalan dengan target dekarbonisasi global sebagaimana tertuang dalam Paris Agreement on Climate Change,” terang Faizal. Ia menambahkan, teknologi ini merupakan inovasi anak bangsa yang mendukung pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan konsep ekonomi sirkular.

Menanggapi paparan tersebut, Asisten III Setda Agam, Syatria, memberikan apresiasi atas inisiatif Koperasi Industri Insinyur Indonesia dan menyatakan dukungan penuh jika teknologi autotermik terbukti efektif mengurangi timbunan sampah di TPA setelah tahap uji coba.

“Kami sangat terbuka dan berharap kolaborasi ini segera terwujud. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Agam dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah, termasuk melalui penerapan sistem pengelolaan sampah mandiri di daerah,” ujar Syatria.

Ia menambahkan, dengan penerapan teknologi autotermik, Kabupaten Agam diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mencapai target Kementerian Lingkungan Hidup, sekaligus mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update