Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Agam mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, terkait finalisasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat.
Rakor yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (26/1) ini melibatkan 13 kabupaten/kota terdampak.
Dari Kabupaten Agam, hadir Sekretaris Daerah MHD Lutfi beserta Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono, bertempat di Ruang Rapat Bupati Agam.
Dalam arahannya, Dr. Rustian menekankan bahwa pasca peresmian Huntara yang dipusatkan di Kabupaten Agam, masyarakat terdampak diharapkan segera menempati hunian sementara tersebut.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh kepala daerah dan jajaran di Sumatera Barat dalam penanganan bencana selama dua bulan terakhir.
“Semoga masyarakat terdampak dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan tetap optimis, sehingga tidak menimbulkan kemiskinan baru,” ujarnya.
Rustian menegaskan pentingnya kualitas pelayanan yang maksimal, karena berdampak langsung pada kondisi masyarakat terdampak. Ia menambahkan, BNPB akan terus mengawasi agar penempatan warga berlangsung layak dan sesuai harkat martabat kemanusiaan.
Menjelang Ramadan, Sestama BNPB meminta seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat segera menyelesaikan pembangunan Huntara dan penyaluran DTH. Target penyelesaian Huntara ditetapkan paling lambat lima hari sebelum Ramadan, yakni 15 Februari 2026, sementara DTH diharapkan terealisasi pada minggu pertama Februari.
Bagi warga yang memilih tidak menempati Huntara, pemerintah menyediakan alternatif berupa DTH. Meski telah menempati Huntara, kebutuhan dasar masyarakat tetap harus dipantau dan dipenuhi.
Dr. Rustian juga menyampaikan ucapan terima kasih mewakili Kepala BNPB kepada seluruh pimpinan daerah dan pemangku kepentingan atas pelayanan terbaik bagi korban bencana, dengan harapan upaya tersebut dapat mengurangi dampak dan luka akibat bencana. Rakor ini sekaligus bertepatan dengan peringatan HUT ke-18 BNPB.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, MHD Lutfi, mengucapkan selamat ulang tahun ke-18 kepada BNPB dan berharap lembaga tersebut semakin berjaya dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana.
Dalam laporannya, Lutfi menyampaikan progres pembangunan Huntara di Kabupaten Agam melalui SK Bupati, dengan total 358 unit yang tersebar di empat kecamatan: Palembayan, IV Koto, Malalak, dan Tanjung Raya.
Di Kecamatan Palembayan, 256 unit Huntara direncanakan, 117 unit telah diresmikan, sisanya masih dalam pembangunan.
Kecamatan IV Koto sedang melakukan pembersihan lahan dan pembangunan awal.
Kecamatan Malalak dalam tahap pendataan lokasi, direncanakan membangun 14 unit.
Kecamatan Tanjung Raya, pembangunan Huntara berjalan dengan target 55 unit.
“Kami menargetkan seluruh pembangunan Huntara di Kabupaten Agam rampung sebelum Ramadan,” kata Lutfi.
Terkait DTH, Lutfi menjelaskan bahwa berdasarkan SK tahap pertama, 612 kepala keluarga (KK) ditetapkan sebagai penerima. Dari validasi, 374 KK berhak menerima, dan 297 KK telah direalisasikan. Tahap kedua masih dalam proses verifikasi lanjutan.(da*)


