Notification

×

Iklan

Wali Kota Solok Hadiri Pawai Taaruf MTQ Sumbar, Syiar Alquran Menggema dari Bukittinggi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:29 WIB Last Updated 2025-12-13T08:29:06Z

Kafilah Kota Solok saat mengikuti pawai taaruf.

Solok, Rakyatterkini.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Sumatera Barat ke-41 resmi dimulai di Bukittinggi, Sabtu (13/12/2025). 

Nuansa religius, kebersamaan, dan harapan terasa kuat sejak Pawai Ta’aruf digelar, menandai dimulainya ajang syiar Alquran yang akan berlangsung hingga 18 Desember 2025.

Ribuan pasang mata masyarakat menyaksikan iring-iringan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat yang melintas di sepanjang Jalan Sudirman hingga kawasan Jam Gadang

Pawai Taaruf dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dengan pengibaran bendera start. Dentuman semangat marching band IPDN Kampus Sumatera Barat di Baso menambah semarak suasana pagi itu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, yang sejak awal tampak menyatu dengan suasana penuh kekhidmatan. 

Selain kafilah, Pawai Taaruf juga diikuti anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari seluruh kecamatan di Bukittinggi, mempertegas semangat kebersamaan umat dalam menyambut MTQ.

Wali Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah dan kontingen yang hadir. Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan MTQ sebagai momentum doa bersama, mengingat Sumatera Barat tengah berduka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang merenggut ratusan korban jiwa.

“Semoga bencana segera berhenti, dan masyarakat kita bisa kembali hidup tenang serta beraktivitas seperti biasa,” ujarnya dengan nada haru.

Usai menyaksikan Pawai Taaruf, Wali Kota Solok langsung menuju penginapan Kontingen Kota Solok di Sianok Hotel. Kehadirannya disambut hangat para kafilah dan official yang tengah bersiap mengikuti perlombaan. Di hadapan para peserta, Ramadhani Kirana Putra menyampaikan pesan penuh perhatian dan kepedulian.

“Saya berpesan kepada para kafilah agar benar-benar menjaga kesehatan. Pendamping harus serius memperhatikan hal ini, karena kesehatan adalah modal utama untuk tampil maksimal,” ujar Ramadhani.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti MTQ. “Jangan hanya fokus pada perlombaan. Jaga akhlak dan perbuatan. Jangan sampai kita viral bukan karena prestasi, tetapi karena hal-hal yang tidak baik,” tutupnya.

MTQ ke-41 Sumatera Barat diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi ruang menumbuhkan nilai-nilai keislaman, empati, dan persaudaraan di tengah masyarakat Minangkabau yang tengah diuji oleh bencana. (lis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update