Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk penanganan bencana, termasuk pemulihan pascabencana di Sumatera, telah tersedia dan mencukupi, sehingga tidak ada kebutuhan untuk mengalihkan dana dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Purbaya menyampaikan pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus penanganan bencana sebesar Rp60 triliun. “Uangnya sudah cukup, Rp60 triliun sudah kita siapkan,” ujar Menkeu di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, menanggapi usulan beberapa anggota DPR RI yang meminta sebagian anggaran MBG dialihkan untuk pemulihan pascabencana di Sumatera.
Menurut Purbaya, kebutuhan riil saat ini untuk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara baru mencapai sekitar Rp51 triliun, sehingga masih berada di bawah alokasi anggaran yang telah disiapkan pemerintah.
Kondisi ini membuat pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan Program MBG sesuai rencana. “Cukup. Kami tidak akan mengganggu program MBG,” tegasnya.
Sebelumnya, beberapa anggota DPR RI mengusulkan pengalihan sebagian anggaran MBG untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, berpendapat pendistribusian MBG selama libur sekolah bisa kurang efektif, sehingga dana tersebut dianggap lebih mendesak untuk pemulihan gizi pengungsi dan perbaikan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.
Menanggapi hal ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa perubahan alokasi anggaran menjadi kewenangan Presiden dan Kementerian Keuangan.
Meskipun ada dorongan pengalihan dana untuk kondisi darurat, BGN tetap menjalankan Program MBG selama libur sekolah dengan mendistribusikan paket makanan langsung ke rumah siswa, agar target program dan penyerapan anggaran tetap berjalan sesuai rencana. (da*)


