Notification

×

Iklan

SPBU Aceh Tamiang Tetap Beroperasi dengan Dukungan Genset

Senin, 15 Desember 2025 | 04:50 WIB Last Updated 2025-12-14T21:50:00Z

Pertamina mengoptimalkan distribusi BBM dan LPG di Aceh melalui skema alternatif pascabencana. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) terus mempercepat pemulihan distribusi energi di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak bencana.

Berbagai skema alternatif diterapkan untuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) tetap tersedia bagi masyarakat.

Untuk distribusi LPG, sejumlah kendala logistik masih dihadapi akibat terbatasnya akses transportasi pascabencana. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menyalurkan LPG melalui jalur laut dengan memanfaatkan kapal Ro-Ro dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh. 

Total pengiriman mencapai 990 metrik ton guna menjaga ketersediaan LPG sekaligus mempercepat normalisasi distribusi di wilayah terdampak.

Sementara itu, hambatan penyaluran BBM terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang. Pertamina melakukan penguatan pasokan dengan mengoptimalkan jalur distribusi yang masih dapat dilalui agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Di wilayah tersebut, dua SPBU masih beroperasi dengan dukungan genset karena pasokan listrik belum sepenuhnya pulih. Selain itu, penyaluran BBM juga dilakukan melalui skema canting, yakni distribusi dari drum menggunakan metode sedot manual, sebagai solusi sementara di tengah keterbatasan sarana operasional.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan serta mengatur waktu pembelian untuk menghindari penumpukan antrean.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa seluruh upaya pemulihan distribusi energi dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai pihak.

“Pemulihan distribusi energi di wilayah terdampak bencana terus kami lakukan secara kolaboratif dengan fokus pada skala prioritas, seperti operasional fasilitas layanan publik, rumah sakit, serta kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat,” ujarnya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update