Notification

×

Iklan

PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur Pasca Banjir

Rabu, 24 Desember 2025 | 05:33 WIB Last Updated 2025-12-23T22:33:00Z

Kementerian PU dan Pemerintah Tanah Datar mempercepat normalisasi Sungai Batang Sumpur 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mempercepat normalisasi Sungai Batang Sumpur pascabencana untuk memulihkan akses dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak terisolasi dan konektivitas wilayah segera pulih.

“Dalam kondisi darurat, fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin, mengamankan alur sungai, dan memastikan masyarakat tetap terhubung. Kementerian PU bergerak cepat dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas sektor agar penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran,” kata Dody dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Normalisasi Sungai Batang Sumpur dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan darurat, termasuk perbaikan Jalan Raya Sumpur–Padang Panjang yang terdampak. Penanganan ini dilakukan secara kolaboratif antara Kementerian PU, BUMN Karya, dan pemerintah daerah untuk memastikan akses masyarakat kembali normal dan tidak ada wilayah yang terisolasi.

Langkah normalisasi mencakup pengaturan dan pemindahan alur sungai untuk mengurangi risiko banjir dan erosi, sekaligus membuka ruang bagi pembangunan jalan penghubung sementara. Jalan ini menghubungkan Nagari Sumpur dengan wilayah Malalo yang sempat terputus akibat luapan sungai.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Naryo Widodo, menyampaikan bahwa sejumlah alat berat telah diterjunkan untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.

“Saat ini tiga unit ekskavator sudah bekerja, dan dalam waktu dekat akan ditambah peralatan lainnya agar normalisasi sungai dan pembangunan jalan sementara dapat rampung lebih cepat,” ujar Naryo.

Material batuan dan sedimen yang menumpuk di sepanjang aliran sungai juga dipindahkan dan dimanfaatkan sebagai tanggul. “Langkah ini memperkuat tebing sungai sekaligus mengendalikan aliran air agar tidak kembali meluap ke permukiman dan badan jalan,” jelas Naryo.

Meski demikian, pengerjaan normalisasi tetap bergantung pada kondisi cuaca. Apabila hujan deras atau debit air meningkat, pekerjaan akan dihentikan sementara demi keselamatan petugas dan alat berat. Namun, tim Kementerian PU terus memaksimalkan waktu kerja saat cuaca memungkinkan agar progres penanganan tetap sesuai target.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Tanah Datar, John Kenedy, menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat, BUMN Karya, dan pemerintah daerah.

“Kami sangat menghargai dukungan penuh dari Kementerian PU dan BUMN Karya. Kolaborasi ini membuat normalisasi sungai dan pemulihan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,” ujarnya.

Melalui percepatan normalisasi Sungai Batang Sumpur dan pembangunan jalan penghubung sementara, Kementerian PU bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di Nagari Sumpur, Guguak Malalo, dan sekitarnya secara bertahap dan berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update