Notification

×

Iklan

Presiden Tinjau Korban Bencana, Distribusi Bantuan Dipercepat

Selasa, 02 Desember 2025 | 00:12 WIB Last Updated 2025-12-01T17:12:00Z

Presiden RI Prabowo Subianto

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com — Seluruh warga Bumi Kasang Permai yang terdampak bencana hidrometeorologi mendapatkan bantuan sembako dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penyaluran bantuan tersebut difokuskan melalui Kepala Korong atau Ketua RT di wilayah setempat.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat meninjau kondisi warga terdampak di Kompleks Bumi Kasang Permai, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (1/12/2025).

Kunjungan Presiden berlangsung sekitar satu jam. Di awal kedatangan, Prabowo menyempatkan diri menyapa warga serta menerima laporan dampak bencana dari Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, dan sejumlah pimpinan daerah yang mendampingi.

Setelah mendengar laporan situasi lapangan, Presiden menegaskan bahwa penyaluran bantuan harus dilakukan dengan tepat sasaran dan tidak boleh ada satu pun warga yang terlewat. Ia menyebut bahwa memastikan bantuan sampai ke masyarakat merupakan tanggung jawab negara.

“Saya ingin memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik. Semua harus bergerak cepat, baik pemerintah pusat maupun daerah. Tidak boleh ada warga yang tidak menerima bantuan,” tegas Presiden.

Selain sembako, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah pusat juga mengoordinasikan berbagai kebutuhan logistik dan dukungan penanganan lainnya melalui kementerian dan lembaga terkait.

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menjalankan instruksi Presiden. Sejak awal bencana, Pemprov Sumbar telah memprioritaskan percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat.

“Kami terus memastikan bantuan tersalurkan dengan lancar. Dukungan Presiden dalam pemulihan pascabencana tentu sangat berarti bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana di Sumbar. Berdasarkan laporan yang diterimanya hingga Senin (1/12) pukul 15.30 WIB, tercatat 137 orang meninggal dunia dan 114 lainnya masih dinyatakan hilang.(Adpsb/bud)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update