Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, didampingi jajaran Forkopimda, menyambut kedatangan 24 ton bantuan logistik kiriman Presiden RI Prabowo Subianto di Bandara Internasional Minangkabau (BIM),
Bantuan tersebut tidak hanya berasal dari Presiden, tetapi juga dari Sekretariat Kabinet, Kementerian Pertahanan, dan Mabes TNI sebagai wujud komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan bencana di Sumatera Barat.
Mahyeldi menjelaskan bahwa bantuan yang tiba berisi beragam kebutuhan pokok masyarakat, terutama bahan pangan yang sangat diperlukan di daerah terdampak.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Forkopimda, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian besar beliau terhadap Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan seluruh bantuan akan disalurkan sesuai hasil pemetaan kebutuhan di lapangan agar distribusinya tepat sasaran. Ia berharap dukungan logistik ini dapat meringankan beban masyarakat dan memberi kekuatan bagi warga yang sedang berupaya bangkit.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, dukungan untuk Sumbar juga terus mengalir dari berbagai provinsi, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga sejumlah daerah di Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah Sumatera lainnya. Para perantau dan berbagai BUMN pun turut menunjukkan kepeduliannya.
“Melalui Pak Doni Oskaria, BUMN juga diminta berkontribusi, baik pada masa tanggap darurat maupun saat memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” imbuhnya.
Mahyeldi menyampaikan bahwa pihaknya kini fokus pada tiga prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Pertama, membuka kembali akses dengan memperbaiki jalan dan jembatan yang tertutup material longsor.
Kedua, memastikan ketersediaan air bersih, mengingat banyak jaringan rusak dan sumur warga dipenuhi lumpur. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan tandon air sebagai suplai bertahap. Ketiga, pemenuhan kebutuhan khusus bagi bayi, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Semoga para donatur dapat mengarahkan bantuannya untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut,” harapnya.
Ia menambahkan bahwa Pemprov Sumbar mulai menyusun langkah lanjutan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dijalankan setelah masa tanggap darurat berakhir. (da*)


