Notification

×

Iklan

Pemulihan Air Bersih Padang Pascabencana Segera Rampung

Rabu, 24 Desember 2025 | 00:14 WIB Last Updated 2025-12-23T17:14:00Z

Zigo Rolanda Pastikan Pemulihan Intake Palukahan Rampung

Padang, Rakyatterkini.com – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyatakan proses pemulihan jaringan air bersih di Intake Palukahan, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, segera tuntas usai terdampak banjir.

Dalam talkshow Peta Isu bersama Direktur Utama Perumdam Padang di kantor Infosumbar, Senin (22/12/2025), Zigo mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan anggaran penanganan pascabencana untuk Perumdam Padang dengan nilai lebih dari Rp300 miliar.

“Awalnya anggaran yang diusulkan sebesar Rp75 miliar, namun setelah melalui pembahasan akhirnya disetujui sebesar Rp308 miliar khusus untuk pekerjaan pemulihan Perumdam Padang,” ujar Zigo.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Padang, Hendra Pebrizal, menargetkan layanan air bersih dapat kembali menjangkau sebagian besar pelanggan hingga akhir 2025. Dari total sekitar 130.000 pelanggan, sebanyak 125.000 di antaranya ditargetkan sudah kembali terlayani.

“Kami optimistis pada akhir tahun ini layanan hampir 100 persen bisa kembali normal. Sekitar 125.000 pelanggan dapat terlayani,” kata Hendra.

Pada hari yang sama, Zigo juga meninjau langsung kondisi Intake Palukahan bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim, jajaran manajemen PDAM Kota Padang, unsur teknis BPBPK, Balai Wilayah Sungai Sumatera V, serta perwakilan Kementerian PUPR. Kunjungan tersebut merupakan peninjauan ketiga yang dilakukannya untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.

Ia menargetkan aliran air baku dari intake menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan mulai berfungsi pada Rabu pekan ini. Menurutnya, kondisi intake memang cukup berat karena air sungai mudah keruh meski hujan turun dalam waktu singkat.

“Curah hujan tidak lama, tetapi air langsung keruh. Ini menandakan kondisi Intake Palukahan memang cukup menantang,” ujarnya.

Intake Palukahan memiliki peran strategis sebagai sumber air baku bagi IPA Palukahan yang menyuplai kebutuhan air bersih untuk wilayah Padang Selatan, Nanggalo, dan Koto Tangah. Kerusakan akibat banjir sebelumnya sempat menghentikan aliran air baku ke instalasi pengolahan.

Zigo menjelaskan, tim teknis melakukan langkah darurat dengan memanfaatkan pipa transmisi berdiameter 400 milimeter yang kemudian disambung dengan pipa tambahan berdiameter 250 milimeter bantuan Kementerian PUPR. Selain itu, PDAM Kota Padang juga menggunakan pipa HDPE yang tersedia.

“Medannya cukup ekstrem. Namun, alhamdulillah pipa transmisi dari intake ke IPA sepanjang kurang lebih 780 meter sudah dikirim dari Jakarta oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya,” ungkapnya.

Pipa bantuan tersebut tiba pada Kamis lalu dan langsung ditindaklanjuti dengan pembersihan jalur serta pemasangan pipa HDPE darurat. Saat ini, PDAM Kota Padang tengah memasang sekitar 260 batang pipa HDPE guna mempercepat pemulihan jaringan air baku.

Ia berharap, jika tidak ada hambatan berarti, distribusi air bersih ke rumah warga dapat kembali dimaksimalkan mulai Jumat. Dalam pekan ini, fungsi Intake Palukahan ditargetkan sudah mencapai 80 hingga 85 persen.

“Setelah proses pembersihan dan normalisasi saluran selesai, IPA Palukahan akan mendistribusikan air bersih secara bertahap dan stabil kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Sebelumnya, Zigo dan rombongan juga mengikuti paparan kondisi terkini pascabencana bersama Kepala Balai dan perwakilan Kementerian PUPR. Paparan tersebut mencakup kondisi infrastruktur air bersih, sanitasi, perkantoran, serta fasilitas publik lainnya di Sumatera Barat.

“Ini merupakan peninjauan ketiga kami ke Intake Palukahan. Kami ingin memastikan pemulihan berjalan cepat. Sinergi lintas lembaga menjadi kunci agar masyarakat segera kembali menikmati layanan air bersih secara normal,” tegas Zigo.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update