Padang Panjang, Rakyatterkini.com — Keluhan warga terkait bau tak sedap dan maraknya lalat di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Sungai Andok mulai teratasi.
Setelah dilakukan penanganan intensif sejak Sabtu hingga Minggu (21/12/2025), kondisi lingkungan di kawasan tersebut dilaporkan berangsur membaik.
Pemerintah Kota Padang Panjang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan sejumlah langkah penanganan. Fokus utama diarahkan pada pembersihan saluran drainase yang tersumbat akibat sedimentasi serta penyemprotan disinfektan di area timbunan sampah.
Upaya ini dilakukan untuk mengurangi sumber bau sekaligus menekan perkembangbiakan lalat yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga sekitar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Satpol PP Damkar bersama petugas kebersihan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH). Penanganan dilakukan secara bertahap agar seluruh area TPA dan sistem drainase dapat tertangani secara maksimal.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis melalui Wakil Wali Kota Allex Saputra menegaskan bahwa pengelolaan TPAS harus dilakukan sesuai fungsinya dengan tetap mengedepankan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.
“Pengelolaan yang tepat akan mencegah timbulnya bau menyengat dan mengurangi keberadaan lalat di kawasan TPAS,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Kominfo.
Ia juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pengawasan dan pembenahan secara berkelanjutan agar TPAS Sungai Andok tetap terkendali dan tidak kembali menimbulkan keluhan masyarakat.
Penanganan tersebut turut dihadiri Kepala Satpol PP Damkar Benny, Plt Kepala Dinas Perkim LH Welda Yusar, Camat Padang Panjang Barat Romi Ar Rahman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya sebagai wujud sinergi antarperangkat daerah. (da*)


