Notification

×

Iklan

Pembangunan Huntara Agam Capai 50 Persen, Tenaga Ditambah Dua Kali Lipat

Senin, 29 Desember 2025 | 13:15 WIB Last Updated 2025-12-29T06:15:00Z

Pembangunan 117 huntara tahap I di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak, Kabupaten Agam 

Agam, Rakyatterkini.com – Pemerintah dan BNPB terus memaksimalkan pembangunan hunian sementara (huntara) tahap I di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk menampung para pengungsi korban banjir bandang. Saat ini, pembangunan 117 huntara sedang berlangsung di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, dengan sejumlah penyesuaian agar prosesnya lebih cepat.

Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, Ary Laksmana, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan dilakukan melalui penambahan tenaga pelaksana, pengaturan jam kerja dalam dua shift, serta peningkatan frekuensi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan intensitas hujan, yang menjadi salah satu kendala di lapangan.

“Kami meminta Tim OMC menambah jam terbang untuk mengurangi intensitas hujan di Palembayan. Selain itu, tenaga ahli pertukangan akan kami gandakan dan dibagi menjadi dua shift agar pembangunan lebih cepat,” ujar Ary, Minggu (28/12/2025).

Sebelumnya, pembangunan huntara melibatkan 100 personel TNI dan enam tenaga ahli tukang. Jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi dua kali lipat, baik dari unsur TNI maupun tenaga tukang, guna mempercepat proses pembangunan.

Hingga kini, pembangunan huntara di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak telah mencapai sekitar 50 persen. Struktur baja ringan sebagai pondasi dan pembatas bangunan sudah berdiri tegak, sementara pemasangan dinding dilakukan secara bertahap. Empat unit alat berat juga terus bekerja dari pagi hingga malam.

Sementara itu, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Agam telah meninjau lokasi untuk huntara tahap II di Kecamatan Palembayan. Lahan yang akan digunakan merupakan milik warga yang dipinjamkan sementara untuk pembangunan 84 unit huntara.

Saat ini, pemerintah daerah dibantu BNPB tengah menyiapkan dokumen administrasi, seperti surat persetujuan, SK Bupati Agam, dan izin penggunaan lahan. Pembersihan lahan pun telah dimulai hari ini.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update