Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya memulihkan kehidupan warga pasca banjir dan tanah longsor yang melanda kota ini pada November lalu.
Salah satu langkah nyata adalah memanfaatkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai hunian sementara bagi para penyintas.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memantau langsung kesiapan Rusunawa yang berlokasi di belakang Perumahan Nelayan, Kecamatan Koto Tangah, pada Senin (22/12/2025). Sebelumnya, lokasi ini juga sempat dijadikan tempat pengungsian darurat saat bencana terjadi.
Dalam kunjungannya, Fadly tidak hanya memeriksa kondisi fisik bangunan, tetapi juga berbincang langsung dengan warga yang mulai menempati unit rusun tersebut.
Ia menekankan pentingnya memberikan tempat tinggal sementara yang lebih layak dibanding tenda pengungsian, sambil menunggu pembangunan hunian tetap.
“Dinas terkait harus segera melengkapi seluruh fasilitas pendukung, mulai dari peralatan rumah tangga hingga kebutuhan pokok, agar warga merasa nyaman,” tegas Fadly. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama masa transisi ini.
Sementara itu, Kepala UPT Rusunawa dan Rumah Khusus Kota Padang, Angga Liberdo, menyampaikan bahwa saat ini tersedia 30 unit kamar khusus bagi korban bencana, dengan 10 kamar di antaranya sudah dihuni keluarga penyintas.
Pihaknya terus mempercepat perbaikan fisik, termasuk pengecatan, perbaikan pintu, dan penataan isi hunian agar siap dipakai.
“Kami berupaya agar semua unit Rusunawa layak dan nyaman bagi warga terdampak,” ujar Angga.
Langkah relokasi ke Rusunawa diharapkan menjadi solusi sementara yang manusiawi, memberikan keamanan, privasi, serta mendukung proses pemulihan sosial dan ekonomi keluarga pasca bencana.(da*)


