Padang, Rakyatterkini.com – Kebakaran kembali melanda Kota Padang, kali ini terjadi di Perumahan Green Kartika Residence, Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, pada Jumat (5/12) sore. Dua rumah hangus dilalap api dalam insiden tersebut, menyebabkan kerugian yang cukup besar.
Informasi ini dibenarkan oleh Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi.
Rinaldi mengatakan, laporan pertama diterima petugas pada pukul 18.35 WIB. Hanya satu menit kemudian, armada Damkar langsung dikerahkan ke lokasi. “Petugas tiba pukul 18.41 WIB dan proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 19.50 WIB,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi, asap pekat terlihat membubung dari salah satu rumah sehingga mereka segera menghubungi Damkar. Saat tim tiba, kobaran api sudah membesar dan hampir merambat ke rumah lain yang berdempetan. Lokasi permukiman yang padat dan akses jalan yang sempit turut memperumit proses pemadaman.
Dua rumah mengalami kerusakan cukup serius, dengan total area yang terbakar mencapai kurang lebih 300 meter persegi. “Satu unit rusak berat dan satu lagi mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban luka maupun jiwa,” kata Rinaldi.
Pemilik rumah yang terdampak adalah Fitri (40), seorang marketing developer, serta Albert (60), seorang wiraswasta. Meski sebagian bangunan hangus, petugas berhasil menyelamatkan empat rumah lain yang berada di sekitar lokasi. Nilai aset yang dapat diselamatkan ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan sekitar Rp600 juta. Rinaldi menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. “Tim sudah melakukan pengecekan awal, namun masih memerlukan pendalaman untuk memastikan sumber api,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, Damkar Kota Padang mengerahkan empat unit armada dan sekitar 80 personel. Sejumlah instansi lain turut membantu, antara lain kepolisian, PLN, PMI, Tagana, Dinas Sosial, serta relawan KSB Balai Gadang.
Belum genap sehari, kebakaran kembali terjadi pada Sabtu (6/12) pagi di Jl. Salamah Bandes, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Insiden ini diduga berawal dari ledakan kabel listrik yang kemudian membakar bagian depan sebuah rumah. Laporan diterima pukul 05.48 WIB, dan api berhasil dipadamkan kurang dari satu jam.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kedua tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan sekitar Rp500 juta.
“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama terhadap instalasi listrik yang sering menjadi pemicu kebakaran,” pesan Rinaldi. (da*)


