![]() |
| Wartawan Solok Selatan serahkan bantuan pada korban bencana alam Agam. |
Agam, Rakyatterkini.com – Di tengah luka dan duka yang masih menyelimuti korban bencana galodo di Kabupaten Agam, secercah harapan datang dari sesama anak bangsa.
Kepedulian Solidaritas Wartawan Solok Selatan menjadi penguat bagi warga Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, yang hingga kini masih berjuang bangkit pascabencana.
Melalui aksi kemanusiaan, para wartawan Solok Selatan menyalurkan bantuan donasi sebesar Rp10 juta kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan pada Sabtu (13/12/2025), sebagai buah dari penggalangan dana selama sepekan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan solidaritas.
Wali Jorong Kayu Pasak, Nofril Herman, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan insan pers. Menurutnya, bantuan itu bukan sekadar materi, tetapi juga penguat semangat bagi warga yang tengah dirundung duka.
“Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Solidaritas Wartawan Solok Selatan dan seluruh donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak galodo. Semoga Allah membalas kebaikan ini dengan rezeki yang berlipat ganda,” ungkap Nofril dengan mata berkaca-kaca.
Ia menjelaskan, bencana galodo yang melanda wilayah tersebut meninggalkan dampak mendalam. Ratusan rumah rusak, puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal, bahkan duka mendalam masih terasa akibat korban jiwa.
“Di Jorong Kayu Pasak terdapat 111 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk 357 jiwa yang terdampak langsung. Hingga kini tercatat sekitar 19 orang meninggal dunia dan 11 lainnya masih dalam pencarian. Warga masih sangat membutuhkan uluran tangan,” tuturnya.
Nofril memastikan, bantuan yang diterima akan disalurkan secara adil dan transparan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Insyaallah, amanah ini akan kami salurkan langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator aksi Solidaritas Wartawan Solsel, Abdul Qodir, didampingi Jefli Bridge, mengatakan penggalangan dana dimulai sejak 6 Desember 2025. Aksi tersebut melibatkan puluhan wartawan dari berbagai organisasi dan perusahaan pers di Solok Selatan.
Dengan turun langsung ke jalan, tepatnya di depan Mapolsek Sungai Pagu, para wartawan menyapa pengguna jalan dan masyarakat untuk mengajak berbagi kepedulian. Tak hanya donasi tunai, bantuan berupa pakaian layak pakai pun turut dihimpun.
“Ini adalah bentuk empati kami sebagai insan pers. Kami tidak hanya hadir lewat berita, tetapi juga ingin hadir langsung membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Jefli Bridge.
Sebanyak 10 karung pakaian layak pakai disalurkan melalui yayasan kemanusiaan untuk kemudian didistribusikan ke lokasi terdampak banjir bandang.
Penyaluran bantuan difokuskan ke wilayah dengan dampak terparah di Kabupaten Agam, khususnya Nagari Salareh Aia, dengan mekanisme penyerahan melalui perangkat jorong agar tepat sasaran.
Aksi Solidaritas Wartawan Solok Selatan ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas menyampaikan informasi, wartawan juga adalah bagian dari masyarakat hadir, peduli, dan bergerak bersama dalam misi kemanusiaan saat bencana datang tanpa aba-aba. (alwis)


